Bangun Jembatan Permanen, Bupati ASA Gelontorkan Anggaran Rp9 Miliar

Sabtu, 9 Januari 2021 10:53

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) terus memperlihatkan kerja nyatanya dalam memimpin Kabupaten berjuluk Bumi Panrita Kitta’. Hal itu terbukti dari sejumlah pembangunan infrastruktur selama dua tahun kepemimpinannya.

Pada pembangunan jembatan baru permanen Batu Leppa, Desa Gunung Perak, Kecamatan Sinjai Barat misalnya. Bupati lulusan Magister Monash University, Australia itu telah menggelontorkan Rp9 miliar untuk merampungkan pengerjaannya.

Bupati ASA mengatakan, pihaknya menggunakan semaksimal anggaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Terutama pembangunan infrastruktur yang selama ini diidamkan.

Tentu pembangunan jembatan bukan hanya mempermudah moda transportasi. Melainkan jauh lebih penting untuk menggairahkan perekonomian masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Apalagi, jembatan yang menghubungkan Kelurahan Balakia, Kecamatan Sinjai Barat itu dapat mempercepat akses menuju Kanreapia, tempat petani sayur Sinjai Barat melakukan transaksi.

“Semoga dengan hadirnya jembatan baru ini, masyarakat lebih bersemangat bertani, berkebun karena hasilnya sudah mudah dipasarkan, mobil sudah bisa masuk,” ujarnya.

Kendati demikian, suami Andi Nurhilda Daramata Seto itu meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan jika terdapat kerusakan terhadap jembatan. Apalagi, saat ini masih masa pemeliharaan, sehingga kekurangan bisa diperbaiki oleh rekanan.

“Kami juga apresiasi masyarakat karena mau bekerja sama dengan kami, biasanya pembangunan infrastruktur berpolemik karena terkendala lahan, saya dengar masyarakat di sini rela menyerahkan lahannya, ini patut diacungi jempol,” tambahnya.

Kepala Desa Gunung Perak, Muh Yunus mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Bupati Sinjai atas pembangunan jembatan tersebut. Sekian puluh tahun masyarakat mengharapkan pembangunan jembatan dan baru kali ini rampung di tangan Bupati ASA.

“Terima kasih banyak, Pak Bupati atas perhatiannya, dulu kalau lewat Manipi ke Malino butuh waktu 1 jam, sekarang sisa 30 menit berkat adanya jembatan ini,” bebernya. (sir)

Komentar