Didukung Penuh Bupati, Himaprodi PBSI UNM Siap Mengabdi di Enrekang

Selasa, 12 Januari 2021 17:56

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Himaprodi PBSI) Universitas Negeri Makassar akan melaksanakan Bakti Sosial di Kabupaten Enrekang yang dikemas dengan nama Himaprodi PBSI Mengabdi 2021.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando yang ditemui di rumah jabatannya mengapresiasi langkah panitia dengan menjadikan Enrekang sebagai kabupaten pilihan untuk dijadikan lokasi pengabdian.

“Silakan jalan, persoalan tempat, pilih saja. Enrekang ini punya destinasi banyak dengan hadirnya wisata-wisata baru”, ungkap bupati dua periode ini. Selasa, (12/1/21)

Alumnus UNM itu juga mengharapkan agar salah satu item kegiatan Himaprodi PBSI, yakni Seminar Literasi dan Pendidikan agar lebih fokusnya siswa saja, terkusus proses mendapatkan beasiswa.

“Ini idenya sangat bagus, sejalan dengan program pemerintah daerah. “Terlebih, sosialisasikan soal beasiswa kepada siswa-siswa agar lebih fokus ke pendidikan lebih tinggi,” tegasnya.

Sementara itu, Syahrul Mubarak Wakil Ketua Himparodi PBSI menuturkan bahwa Bupati Enrekang sangat terbuka atas rencana kegiatan mereka.

“Pak Bupati orang sangat baik. Beliau sangat humble. Bahkan, beliau yang mengarahkan kita agar kegiatan ini bisa bersinergi dengan pemerintah daerah,” cetusnya.

Mahasiswa angkatan 2018 ini menambahkan bahwa cukup banyak item kegiatan akan dilaksanakan yang arahnya kepada siswa, guru, dan masyarakat di Enrekang.

“Kami akan adakan pembagian 100 masker, Bina Desa Wisata dan Lomba Puisi serta Tari se-Kabupaten Enrekang,” tegasnya

Sejumlah rangkaian kegiatan Himaprodi PBSI Mengabdi yang mengusung tema “Simfoni Bumi Massenrempulu’ yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Januari-6 Februari mendatang, yakni Seminar Literasi Nasional, Gerakan Cinta Bahasa Indonesia.

Sementara itu, sejumlah pelatihan untuk seluruh siswa dan guru di Kabupaten Enrekang, seperti Pelatihan Puisi, Tari, Mendongeng, Kewirausahaan, dan pelatihan mengajar guru digital.

Komentar

VIDEO TERKINI