Makna Tersirat Sumpah Bupati Bone Saat Melantik Pejabatnya, Singgung Siapa?

Jumat, 15 Januari 2021 19:56

Bupati Bone melantik sejumlah pejabat eselon II. (AGUNG/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, BONE — Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi bersumpah usai melantik pejabat struktural lingkup Pemkab Bone Jumat (15/1/2021). Maknanya sangat dalam.

Bupati dua periode itu awalnya hanya memberikan sambutan biasa saja. Seperti biasa. Bahkan berharap kepada semua yang sudah dilantik untuk mengerjakan amanah ini seikhlas-ikhlasnya, setulus-tulusnya. Dan apa yang dikerjakan hari ini adalah yang terbaik.

“Untuk itu saya minta segera melakukan konsolidasi di dinasnya masing-masing. Tidak usah lama-lama penyesuaian. Karena semua punya pengalaman. Apalagi tidak ada yang baru, hanya berpindah tempat karena tuntutan organisasi saja,” katanya.

Kata dia, tidak usah bertanya kenapa pindah di sini, kenapa disitu. Nanti tau sendiri jawabannya. “Kalau saya itu yang terbaik, dan menelaah dari hasil fit dan pertimbangan dari tim,” bebernya.

Di akhir-akhir sambutannya nada suara suami Kurniaty Zainuddin itu pelan. Tetapi tegas. Termasuk alarm peringatan bagi pejabat yang baru dilantik.

“Mudah-mudahan tidak ada yang bayar-bayar untuk dapat jabatan. Lillahi ta’ala. Saya mau katakan lagi. Lillahi ta’ala satu seng pun dari kalian untuk jabatan tidak ada. Begitu juga kedepannya,” bebernya.

Bagi Fahsar, hal itu perlu disampaikan lantaran sudah terlalu banyak bupati yang korban. Terlepas itu benar atau tidak (soal bayar-membayar jabatan).

“Saya berlindung ke Allah. Lillahi ta’ala satu seng pun dari kalian tidak ada untuk mendapat jabatan. Saya sudah menginjak 8 tahun di sini tidak pernah saya menuntut satu seng pun dari bapak ibu sekalian. Untuk itu bekerjalah dengan baik,” tegasnya.

Secara tidak langsung Fahsar menyinggung bawahannya jika ada yang meminta-minta imbalan. Sederhananya begini, selama dia jadi bupati tidak pernah meminta sepeser pun, jangan juga yang bawahan memanfaatkan jabatannya untuk melakukan hal-hal seperti itu. Karena bisa saja ada yang meminta imbalan dari ini itu.

Komentar