Hak Disabilitas Belum Terpenuhi Baik, Dr Fajar Asti Dorong Penyempurnaan Data Valid dan Utuh

Senin, 18 Januari 2021 23:40

Demi memenuhi hak sosial-ekonomi. Penyandang disabilitas tetap bergerak dan bekerja untuk melanjutkan hidupnya.

“Sebagai contoh, komunitas disabilitas kabupaten Wonosobo sangat terdampak pandemi tetapi mereka tetap semangat mengembangkan ide-ide kreatif melalui kewirausahaan,” ungkap Ketua Ikatan Disabilitas Wonosobo, Syaifurohman, S.Kom.

Disisi lain, Danial Awigra Direktur Human Right Working Group mengatakan bahwa paradigma mengelola disabilitas harus digeser dari objek ke subjek (charity-based ke rights-based approach).

“Penyandang disabilitas tidak boleh lagi disebut sebagai orang cacat, tetapi individu atau subjek yang memiliki hak setara dengan individu yang lain,” jelasnya.

Diskusi Series HMPI akan terus dilakukan. HMPI akan menjadi wadah atas berbagai gagasan bahkan persoalan yang dihadapi penyandang disabilitas.

Terakhir, Ketua Umum HMPI menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi yang terlibat, Ikatan Disabilitas Wonosobo, Human Right Working Group, Suara Disabilitas, Radio Pesona Wonosobo, PB IKAMI Sulsel, KNPI, dan LSM lainnya. (Rls)

Komentar

VIDEO TERKINI