Bantu Korban Banjir Kalsel, #PetrofinTanggap Salurkan Sembako hingga Pampers

Selasa, 19 Januari 2021 16:04

FAJAR.CO.ID, BANJARMASIN– Musibah banjir yang melanda Provinsi Kalimantan Selatan sejak beberapa waktu lalu, masih belum surut. Hal ini menyebabkan puluhan ribu warga harus meninggalkan rumah demi keselamatan mereka. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mencatat, banjir kali ini berdampak pada kehidupan 70.000 warga. Rumah mereka digenangi air dengan ketinggian bervariasi.

Berangkat dari rasa kepedulian yang mendalam, Elnusa Petrofin turut menerjunkan tim #PetrofinTanggap sebagai bagian dari Gerakan Corporate Social Responsbility (CSR) #PetrofinPeduli untuk menyalurkan bantuan logistik ke beberapa titik di wilayah Kalimantan Selatan. Bantuan ini menyasari wilayah yang terdampak parah dan dilakukan secara bertahap di beberapa lokasi.

Di wilayah Kabupaten Banjar dan Barito Kuala, Elnusa Petrofin menerjunkan tim #PetrofinTanggap dari Fuel Terminal Banjarmasin untuk mendistribusikan Bantuan dan diserahkan langsung oleh Direktur Adm. & Keuangan Aditya Dewobroto. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, selimut family kit dan kebutuhan anak-anak seperti pampers serta santunan dana. Pendistribusian bantuan menyasar warga di wilayah Handil Bhakti, Sungai Andai, Jalan Pramuka dan Jalan Ahmad Yani, dan wilayah Gambut Kalimantan Selatan.

Putiarsa Bagus Wibowo, Corporate Communication Head Elnusa Petrofin mengatakan bahwa “Kami terus memonitoring perkembangan bencana alam banjir ini. Bantuan yang salurkan sudah berjalan sejak Sabtu (16/1) kemarin. dan hari ini Selasa (19/1) dilakukan penyaluran tahap dua. Kami juga mendata lokasi-lokasi yang terdampak cukup parah. Selain di wilayah Banjar, tim Elnusa Petrofin juga sudah memberikan bantuan di wilayah utara Kalsel khususnya wilayah Tabalong mengingat wilayah tersebut termasuk yang susah dijangkau” ujar Putiarsa.

Untuk wilayah utara Kalimantan Selatan, Elnusa Petrofin juga turut menurunkan tim #PetrofinTanggap dari unit EOR Tanjung dalam distribusi logistiknya. Wilayah Belimbing, Pangakalan, dan Desa Masukau menjadi fokus pendistribusian karena untuk mencapai tempat tersebut, tim melewati medan yang cukup berat. Di wilayah ini, bantuan langsung diserahkan kepada Kepala Desa, Camat, dan Bintara Pembina Desa (Setempat) di tempat pengungsian warga.

Komentar