Bantu Korban Gempa Sulbar, Yayayasan Hadji Kalla Kirim 2500 Paket Bantuan dan 3 Escavator

Selasa, 19 Januari 2021 12:52

FAJAR.CO.ID, MAMUJU– Bencana Gempa Bumi kembali terjadi di Indonesia tepatnya di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat dalam 2 hari secara berturut-turut. Gempa pertama terjadi pada hari Kamis (14/1/2021) pukul 14.45 WITA dengan kekuatan 5,9 SR.

Kemudian Gempa dengan kekuatan M 6,2 kembali terjadi keesokan harinya, yakni pada Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 02.28 WITA. Akibatnya banyak rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan parah. Sampai saat ini warga di kedua wilayah tersebut yang selamat masih mengungsi dan membutuhkan bantuan.

Yayasan Hadji Kalla turut prihatin terhadap bencana alam ini, terlebih kepada keselamatan para korban beberapa hari pasca gempa bumi terjadi. Oleh karena itu sehari setelah kejadian gempa susulan, Kalla Group melalui Yayasan Hadji Kalla bertolak ke Sulawesi Barat untuk mengirimkan bantuan.

Menurut Abdul Hakim, Manager Kemanusiaan dan Lingkungan Yayasan Hadji Kalla yang datang ke lokasi membawa bantuan, terdapat 2.500 paket bantuan untuk 2 (dua) lokasi pusat gempa sekaligus wilayah paling terdampak yakni, Majene dan Mamuju. Ada dua tim yang turun ke lokasi bencana yakni melalui jalur darat menuju Tapalang dan Malunda di Kabupaten Majene dan menuju wilayah Kota Mamuju melalui jalur udara.

2.500 Paket Bantuan ini dibagikan dalam bentuk kantongan berisi makanan seperti roti, susu, biskuit, mie Instan cup, terpal (tenda pengungsian), dan selimut. “Khusus untuk tenda, terpal dan selimut, kami bagi per-Kepala Keluarga. Kami juga membagi popok untuk balita di tenda pengungsian dan juga di Lapas anak”, sebut, Hakim.

“Untuk Majene, kami membagi sejumlah paket bantuan untuk pengungsi di wilayah Malunda yang wilayahnya menjadi paling terdampak dengan lebih dari 1000 pengungsi. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Mamuju kami distribusikan untuk 3 (tiga) wilayah pengungsian yakni Kantor Gubernur, GOR Lapangan Merdeka dan Kantor Bupati Mamuju”, Jelasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI