Temui Gubernur Sulsel, Bupati Indah Minta Dukungan Percepatan Pembangunan Kanal

Selasa, 19 Januari 2021 20:19

IST

Fajar.co.id, Makassar — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani kembali menemui Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Senin (18/1/2021).

Indah yang diterima Nurdin di kantornya melaporkan 2 hal, salah satunya adalah solusi percepatan penanganan banjir utamanya dalam Kota Masamba dan Desa Radda.

“Siang tadi, saya menemui Pak Gubernur untuk menyampaikan laporan dan undangan. Laporan terkait rencana solusi cepat penanganan dampak #banjirbandang di Kecamatan Masamba dan Radda dengan membangun kanal dan pelebaran drainase,” tulis Indah pada Fanpage Facebook resmi bercentang biru itu.

Lebih lanjut, bupati perempuan pertama di Sulsel ini bersyukur sebab Gubernur Sulsel merespon cepat dan berharap bisa tuntas dalam 4-5 bulan pengerjaan.

“Diyakin, ini bisa menjadi solusi dampak banjir di wilayah permukiman perkotaan. Syukurnya lagi, pak gub juga langsung memanggil instansi teknis.Saya juga melaporkan, penanganan pasca banjir yang paling mendesak saat ini adalah penanganan Sungai Matoto atau yang dikenal Salu (sungai) Bebe. Karena dalam kondisi hujan, seperti saat ini, tiap hari terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, sehingga selalu terjadi genangan di jalan nasional,” terang Indah.

“Untuk itu, kami membutuhkan dukungan dari Provinsi Sulsel. Pemkab sudah menyiapkan desainnya, sudah membebaskan lahan yang dibutuhkan, tapi butuh dukungan untuk konstruksinya. Atas respon cepat pak gub, mewakili masyarakat Luwu Utara, kami tentu berterima kasih,” lanjutnya.

Selain penanganan pasca banjir, kehadiran Indah menemui Gubernur juga untuk menyampaikan undangan menghadiri Hari Jadi Luwu dan Hari Perjuangan Warga Luwu yang dipusatkan di Luwu Utara pada 23 Januari 2021, mendatang.

“Kehadiran Pak Gubernur tentu akan menjadi penyemangat warga Tana Luwu di empat kabupaten/kota ini untuk membangun sinergi menuju Luwu yang aman dan sehat. Karena tema peringatan kali ini adalah sinergi menghadapi pandemi Covid-19 dan ancaman bencana hidrometeorologi. Mohon doata semua, semoga apa yang sudah direncanakan dapat berjalan lancar, aamiin,” harap mantan Dosen Universitas Indonesia ini. (rls)

Komentar

VIDEO TERKINI