Sungai Meluap, Empat Desa Terendam

Rabu, 20 Januari 2021 09:48

Dua hari hujan mengguyur kabupaten Soppeng, banjir di kecamatan Marioriawa, Donri-donri, Ganra, dan Liliriaja. (Sumber foto : WAG Dinas PUPR Kabupaten Soppeng)

FAJAR.CO.ID, WATANSOPPENG — Tingginya curah hujan membuat sungai Paddangeng-Tokare meluap. Empat desa di Kecamatan Donri-donri pun banjir. Warga meminta agar ada perbaikan talud.

Adapun empat desa di Kecamatan Donri-Donri tergenang banjir, Selasa, 19 Januari yaitu, Desa Lalabata Riaja, Tottong, Leworeng, dan Kessing. Wilayah lain di Marioriawa yakni Madining juga terendam banjir. Tinggi air hingga selutut orang dewasa. Aktivitas warga pun terganggu.

Warga Donri-donri, Alam Abra mengatakan, banjir merendam permukiman warga dan sejumlah fasilitas umum. Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan air sungai Paddangeng-Tokare meluap.

“Wilayah kami sudah langganan banjir. Berharap perhatian khusus Pemprov Sulsel dengan menambahkan talud di sepanjang bibir sungai Paddangeng. Sungai Paddangeng sudah tidak mampu lagi membendung air kiriman dari hulu bila terjadi hujan. Jadi dengan adanya talud rumah warga dan fasilitas umum tidak akan dilalui karena air,” ujarnya, Selasa 19 Januari.

Kepala Pelaksana BPBD Soppeng, Syahrani mengatakan anggotanya kini sudah turun melakukan pemantaun. Termasuk mengevakuasi dan membantu warga yang terdampak banjir. “Banjir menggenangiareal permukiman di beberapa wilayah.

Anggota terus melakukan pemantauan mengantisipasi banjir lebih besar jika tiba-tiba air naik,” katanya. Hanya saja, rumah kebanyakan rumah panggung sehingga warga tetap bertahan di rumah masing-masing. (*)

Komentar