Usai Suntik Vaksin Sinovac, Bupati Sleman Malah Positif Covid

Jumat, 22 Januari 2021 15:24

Bupati Sleman Sri Purnomo mengumumkan bahwa dirinya positif terinfeksi Covid-19

fajar.co.id, slaman — Bupati Sleman Sri Purnomo mengumumkan bahwa dirinya positif terinfeksi Covid-19, seminggu setelah divaksin Covid-19. Kini ia tengah menjalani isolasi mandiri.

“Saya hari ini (Kamis), 21 Januari 2021 dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani 2 rangkaian (tes Covid-19). Di mana kemarin siang, Rabu (20/1/2021), saya menjalani rapid swab antigen hasilnya positif,” ujarnya melalui tayangan video yang dilihat Okezone.

Kemudian dia melanjutkan tes swab PCR dan hasilnya keluar esok harinya, Kamis (21/1/2021), dan dinyatakan positif. Setelah itu, Sri Purnomo langsung menuju rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan CT Scan. Hasilnya bagus.

Tidak ada gejala serius yang dialami. Namun, pada Rabu (20/1/2021), ia mengeluh batuk dan suhu tubuhnya 37,6 derajat celsius.

Sebelumnya, Sri Purnomo divaksin Covid-19 pada 14 Januari 2021. Ia menjadi orang pertama di Sleman yang mendapatkan vaksin Covid-19.

Sementara itu, para ahli berulang kali menjelaskan bahwa orang yang telah divaksin Covid-19 tidak berarti kebal Covid-19. Vaksinasi juga tidak langsung menjadikan kehidupan kembali normal seperti dulu.

“Banyak sekali orang yang beranggapan vaksin Covid-19 itu semacam penawar untuk semuanya dan ketika Anda sudah divaksin, Anda bisa kembali menjalani hidup seperti sebelum pandemi,” kata Namandja Bumpus, Direktur Departemen Ilmu Farmakologi dan Molekuler di Universitas Johns Hopkins.

Lebih lanjut, peneliti uji klinis vaksin Pfizer di Universitas Yale, Onyema Ogbuagu menjelaskan, bahwa manfaat dari vaksinasi tidak bisa langsung dirasakan si penerima di hari yang sama. “Tidak ada vaksin yang saya tahu yang melindungi Anda pada hari yang sama saat Anda divaksin,” terang dia, menurut laporan Washington Post.

Komentar