RDTR Sungguminasa-Cambayya Dikebut

Sabtu, 23 Januari 2021 09:29

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Hj Kamsinah

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya masih dalam tahap penggodokan. Sekda Gowa minta untuk segera dirampungkan.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Hj Kamsina mengatakan, dengan banyaknya tanggapan dan masukan, maka akan menjadi kesempurnaan dari niat kita menjadikan Kota Sungguminasa-Cambayya lebih baik lagi.

Untuk itu lanjutnya, draft RDTR Sungguminasa-Cabayya perlu disusun dengan baik. “Sekali lagi saya mohon untuk para tim penyusun melengkapi draft dan apa yang mejadi masukan agar tidak terlalu lama dalam perbaikannya,” harapnya.

Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya sebutnya, dapat meningkatkan kualitas tata ruang. Apalagi, ini salah satu upaya perwujudan penataan ruang berbasis mitigasi bencana atau pengurangan risiko bencana (PRB) dengan memperhatikan potensi kawasan. “Kini memasuki pembahasan evaluasi muatan strategis,” imbuhnya.

Sebelumnya, Tim Penyusun RDTR, Ghulamin mengatakan, ada lima muatan strategis dalam RDTR Kawasan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya yakni kebijakan strategis nasional, ruang terbuka hijau (RTH), pertanian, peruntukan kawasan hutan dan mitigasi bencana.

“Hingga saat ini RDTR telah sampai pada tahap validasi KLHS. Namun salah satu yang diinginkan pemkab Gowa yaitu adanya kawasan RTH yang bisa dinikmati oleh publik. Kami telah menyusun 20 persen dari total zona tetapi masih terkendala dengan lahan yang minim atau masih ada lahan yang belum bebas sepenuhnya,” katanya

Selain itu, pihaknya juga memetakan zona mitigasi bencana dengan menentukan peta rencana jalur, ruang evakuasi bencana, dan teknik peraturan zonasi pada zona banjir ini. “Luas Kawasan Rawan Banjir (KRB) tinggi yang tersebar ditiga kecamatan perencanaan ini seluas 112,49 hektar sehingga rencana pola ruang yang kita susun sempadan sungai 31,83 hektar, RTH taman kota 80,66 hektar,” ujarnya. (ans/ham)

Komentar

VIDEO TERKINI