Pengusaha Berharap Ada Stimulus Subsidi Gaji untuk Karyawan, Jika Tidak….

Rabu, 27 Januari 2021 14:15

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — UMKM sudah mendapat jatah stimulus. Pengusaha menengah ke atas juga berharap bantuan pemerintah.

Selain kebijakan perpajakan, pengusaha juga berharap diberi subsidi gaji karyawan. Terutama sektor yang paling terdampak, seperti perhotelan, pariwisata, dan properti.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel, Latunreng mengatakan, pandemi membuat dunia usaha ngos-ngosan. Mau berlari cepat juga sulit. Kebijakan pemerintah tidak ada yang pasti.

Menurutnya, pengusaha rata-rata hanya memiliki dana cadangan maksimal enam bulan. Sementara sekarang, Covid-19 sudah eksis di Indonesia hampir setahun. “Insentif ini penting untuk menolong teman-teman,” katanya, Selasa, 26 Januari.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, menambahakan, pihaknya berharap banyak dari dana hibah perhotelan, tetapi, belum ada kepastian akan dicairkan. Jika dana itu cair, tuturnya, minimal bisa meringankan beban gaji dan operasional. “Mudah-mudahan betul bulan ini (sudah cair),” imbuhnya.

Sebelumnya pemerintah pusat menggelontorkan dana hibah pariwisata sebesar Rp3,3 triliun untuk usaha hotel dan restoran. Di Makassar mendapat bagian sebesar Rp34,1 miliar.

Sementara itu, Ketua Hipmi Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani menjelakan, perusahaan memang butuh stimulus.

Namun anggaran pemerintah baiknya digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif.

Pengusaha di sektor perhotelan hingga saat ini belum mendapat dana hibah yang dijanjikan. Proses pembayaran ke kontraktor juga ngadat-ngadat. “Ini yang perlu dipercepat. Juga stimulus pajak bisa diperluas,” harapnya.

Pengamat Ekonomi Unhas, Andi Nur Bau Massepe, menjelaskan, jika ingin mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi, pemerintah harus serius memberi stimulus kepada perusahan swasta.

“Bisa diprioritaskan untuk sektor yang sedang tiarap dan masih bisa bangkit di masa depan. Seperti pariwisata, perhotelan, dan properti,” saran Andi Nur.

Komentar

VIDEO TERKINI