Milad ke-67, UMI Canangkan Aquaculture Vulnerability Auotomatic Response System (AlliRy)

Senin, 1 Februari 2021 21:16

(IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –  Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Milad ke-67, bertajuk “Pencapaian Terbaik dengan Adaptasi dan Inovasi”  yang dihelat secara virtual, pada Senin (1/2/2021).

Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Basri Modding, membeberkan prestasi yang dicapai UMI dan masih perlu ditingkatkan.  Apalagi belum lama ini, UMI masuk ke-79 besar PTN dan PTS terbaik di Indonesia, versi Webometrics Ranking of World University tahun 2021.

“Pada Mei 2021, kami akan meluncurkan Aquaculture Vulnerability Auotomatic Response System atau disebut (AlliRy). Program dengan sistem digital ini diciptakan guna mengawal keberhasilan budidaya udang windu (Sitto) di area 1000 HA di Kabupaten Pinrang, sebagai pencapaian civitas Universitas Muslim Indonesia dan BMKG”. terangnya.

Ia berharap dengan adanya program tersebut, ke depan Universitas Muslim Indonesia dapat mengembangkan potensi yang dimiliki, khususnya mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan meningkatkan kolaborasi dengan pihak eksternal , baik dalam peningkatan SDM, digital, infrastuktur maupun manajemen.

Sementara Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyebut kontribusi perguruan tinggi sangat dibutuhkan. Termasuk UMI, diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dan sinergi antar pemerintah dengan dunia industri.

“Kami Pemprov Sulsel mendukung penuh UMI untuk mengembalikan udang windu kita. Dukungan kampus ini penting dalam rangka mendorong peningkatan kesehajteraan masyarakat,” kata Nurdin Abdullah.

Bahkan eks Bupati Bantaeng dua periode itu mengaku Pemprov Sulsel tidak mampu menghadirkan SDM unggul, jika tidak ditopang oleh perguruan tinggi dalam menghasilkan sarjana-sarjana berkualitas.

“Diharapkan dengan dicanangkannya program ini dapat saling membantu dalam mewujudkan SDM yang lebih unggul, juga dapat mengembalikan kejayaan udang windu (sitto),’ tutupnya.

Di sisi lain, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi, Prof Jasruddin menyampaikan UMI harus menghasilkan karya yang dibutuhkan oleh masyarakat. “karena itulah yang dapat membantu terciptanya sinegritas dan menjadi karya yang berguna sehingga ada manfaatnya bagi masyarakat,” pungkas Prof Jasruddin.

Komentar