Proses Screening Lancar, IDP Jadi Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Luwu Utara

Senin, 1 Februari 2021 14:03

Bupati Indah Putri Indriani harus melewati berbagai tahapan atau proses vaksinasi terlebih dahulu sebelum dia disuntik vaksin Covid-19

FAJAR.CO.ID, MASAMBA — Menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Kabupaten Luwu Utara, Bupati Indah Putri Indriani harus melewati berbagai tahapan atau proses vaksinasi terlebih dahulu sebelum dia disuntik vaksin Covid-19 oleh dr. Musmiani, Sp.D., pada acara Pencanangan Vaksinasi Perdana Covid-19, Senin (1/2/2021), di Puskesmas Masamba. Tahapan pertama adalah pendaftaran. Di meja pertama ini, Indah terlebih dahulu harus mendaftarkan diri. Setelah itu, dia menuju ke meja kedua untuk proses pemeriksaan kesehatan atau screening, apakah dirinya layak menerima vaksin atau tidak.

Dalam proses screening, Indah diberikan beberapa pertanyaan oleh tim pemeriksa. Ada 13 pertanyaan yang diberikan. Di antaranya, Indah ditanya apakah dirinya mengalami demam dalam 7 hari terakhir, apakah dirinya mengalami diare dalam 7 hari terakhir, apakah memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi, ginjal atau gangguan penyakit lainnya. Apakah dirinya mengalami gangguan imunologi atau memiliki riwayat alergi terhadap vaksinasi. Dari semua pertanyaan yang ditujukan, semua dia jawab, tidak.

Selesai menjawab pertanyaan, Indah kemudian menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol. Hasil pemeriksaan orang nomor satu di Luwu Utara ini, semuanya normal, dan dia pun disilakan menuju meja ketiga untuk dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19. Indah terlihat santai. Ketika jarum suntik menancap di lengan kirinya, dia melempar senyum ke semua tamu yang hadir. “Alhamdulillah, aman dan lancar kok. Ayo, kita sukseskan vaksinasi ini,” kata Indah tersenyum usai disuntik vaksin.

Indah yang mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum ikut vaksinasi Covid-19 mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 adalah upaya pemerintah untuk membanghun imunitas massal di tengah masyarakat. Tentu dengan harapan, ketika pemerintah mengambil kebijakan “herd immunity”, maka kekebalan terhadap virus corona sudah terbentuk di dalam tubuh, sehingga masyarakat dapat beraktivitas normal kembali dengan situasi yang jauh lebih nyaman lagi. Untuk itu, dia mendorong semua masyarakat untuk ikut menyukseskan vaksinasi ini.

Komentar