Usai Ikut Canangkan Vaksinasi di Puskesmas, Vaksinator RSUD Masamba Meninggal Dunia

Senin, 1 Februari 2021 20:45

Ilustrasi vaksin Covid-19

FAJAR.CO.ID,MASAMBA—Koordinator Vaksinator RSUD Andi Djemma Masamba, dr. Budi dinyatakan meninggal dunia, di RSUD Andi Djemma Masamba, siang tadi, Senin (1/2/2021). Diketahui sebagai koordinator vaksinator, dr. Budi sempat ikut bersama Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ke Puskesmas Masamba dalam program pencanangan pelaksanaan vaksin.

Kepala Tata Usaha RSUD Andi Djemma Masamba, Imran membenarkan hal itu. Menurutnya sejak pagi, dr. Budi aktif mengikuti pencanangan di hari pertama pelaksanaan vaksin di Puskesmas Masamba.

Hanya saja, hingga dikabarkan meninggal dunia, dr. Budi belum disuntik vaksin Sinovac. ”Dia kebetulan koordinator vaksinator di rumah sakit. Tapi, tidak ikut divaksin. dia meninggal di rumah sakit,” kata Imran kepada FAJAR.

Kendati berdasarkan hasil swab tes, Imran menyebut hasilnya negatif. Diduga almarhum alami serangan jantung.

Sementara Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengaku kaget mendapat kabar tersebut. Mengingat dirinya masih sempat bertemu almarhum dr. Budi saat pencanangan pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Masamba.

“Siang ini saya mendapat telepon bahwa almarhum meninggal di rumah sakit. Beliau orang baik, berintegritas, dan meninggal dalam keadaan sementara menjalankan tugas. Mari kita kirimkan doa, kirim Alfatihah, Insya Allah semoga almarhum husnul khotimah. Aamiin,” tutur Indah yang ditemui usai melayat.

Terpisah, Direktur RSUD Andi Djemma Masamba, dr. Hariadi menuturkan, almarhum dr. Budi masih melaksanakan tugas hingga siang tadi dan menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 13.15 WITA.

“Rekannya mengatakan almarhum sempat kejang dan hampir jatuh, lalu dibantu dibaringkan di atas bed. Tidak lama kemudian, almarhum minta untuk dihadapkan ke kiblat. Ini tentu kabar duka yang mengejutkan untuk kami, karena almarhum sehat, tidak memiliki riwayat penyakit. Mohon kiranya berkenan mengirimkan doa semoga Almarhum yang kami kenal sebagai dokter yang berintegritas ini mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin,” tutur dr. Hariadi.(shd)

Komentar