Berkat Bupati ASA, Ponpes Darul Istiqamah Lappa Terima Bantuan Perangkat Ikan Senilai Rp400 Juta

Rabu, 3 Februari 2021 21:28

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Pondok Pesantren Darul Istiqamah Lappae di Desa Kalobba, Kecamatan Tellu Limpoe memperoleh bantuan perangkat ikan lele senilai Rp400 juta dari Kementerian Perikanan RI. Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) disebut memiliki andil dalam meloloskan bantuan ini.

Hal itu diungkapkan oleh pengelola ikan nila di Ponpes Darul Istiqamah Lappae, Saiful pada acara panen nila yang dihadiri Bupati ASA, Rabu (3/2/2021).

“Kami bersyukur karena mendapat bantuan dari pusat, kalau bukan karena, Pak Bupati, kami tidak bisa mendapat, kalau kami yang buat proposal lalu dimasukkan ke Kementerian, kami belum tentu dapat,” ujar Saiful.

Dia mengatakan, bantuan ikan nila dan perangkatnya memberi warna baru di Ponpes yang dipimpin oleh Muhammad Nasir ini. Ada dua 20 kolam yang telah dibangun beserta perangkat pendukungnya. Salah satunya perangkat blower.

“Saya sempat tanyakan ke pengembang berapa jumlah anggarannya jika semua perangkat dihitung dari 20 kolam ini, katanya sekitar Rp400 juta, kalau hanya mengandalkan anggaran kami itu jauh tidak cukup,” tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar ke depan, hasil produksi ikan nila bisa dipasarkan. Apalagi, daya tampung per kolam bisa mencapai seribu ekor ikan nila. Sehingga hal ini bisa menjadi pendapatan bagi pesantren.

“Jadi kami dapat dua bantuan, selain ikan nila, kami juga dapat bantuan kambing, terima kasih, Pak Bupati,” tambahnya.

Bupati ASA mengatakan, bantuan ini merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai. Ada empat Ponpes yang mendapat bantuan yang sama.

Yakni, Ponpes Darul Istiqomah Lappae, Darul Istiqomah Puce’e, Syiar Islam, dan Ponpes Darul Ihsan. “Bantuan seperti ini adalah bantuan yang tepat diberikan kepada pondok pesantren dengan harapan dapat dikelola dan dikembangkan secara mandiri,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lulusan Magister Monash University, Australia itu berharap budidaya ini dapat dijaga dengan baik. Sebab, tidak semua pesantren mendapat bantuan tersebut. Bahkan, ASA optimis dengan adanya budidaya ini dapat menjadikan sebagai pondok pesantren modern.

“Kami dari pemerintah akan terus memberikan perhatian bagaimana supaya pengembangan ikan nila ini dapat berjalan dengan baik, termasuk dari segi pemasaran,” kuncinya. (sir)

Komentar

VIDEO TERKINI