Keluhkan Jalan Mulai Berlubang, Warga Minta Diperbaiki Tapi Bukan Ditambal Beton

Rabu, 3 Februari 2021 22:15

(IST)

FAJAR.CO.ID. MAKASSAR – Sejumlah ruas jalan di Kota Makassar berlubang memasuki musim hujan. Lubang yang menganga di badan jalan kerap dijumpai dan membahayakan pengemudi kendaraan, khusunya roda dua.

Irsal, salah seorang warga yang berdomisili di Antang, Kecamatan Manggala, mengaku sering jadi korban. Ban sepeda motornya sudah beberapa kali bocor akibat terbentur di lubang-lubang kecil itu.

“Banyak jalan disini (Jalan Antang Raya) berlubang, biasa tidak saya lihat, apalagi kalau habis hujan, pasti tergenang, baru lubangnya dalam-dalam. Berapa kali bocor ban motor ku disini,” akunya, Rabu (3/2/2021).

Ada pun lubang yang telah ditutup menggunakan semen (beton) juga ikut disorot. Kata Irsal lubang yang ditutup menggunakan semen kerap menimbulkan gelombang yang juga berpotensi membuat motor tergelincir.

“Sudah mi saya liat sebagian diperbaiki, ditambal pake beton, cuma tetap bergelombang, jadi biasa selip ban motor. Menurutku, harus diaspal ulang.  Atau kalau perlu beton saja semua, tidak usah pake aspal,” kata Irsal.

Jalan dengan lubang-lubang kecil juga kerap ditemui di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, Perintis Kemerdekaan, dan yang paling banyak dijumpai di Jalan Veteran.

Menindak lanjuti hal tersebut, Pj Wali Kota Makassar yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemprov Sulsel,  Rudy Djamaluddin menyebut perbaikan jalan itu dilakukan secara bertahap. Apalagi kata dia, Jalan Provinsi ada sepanjang 2009,13 KM.

“Jalan provinsi saja, belum jalan kabupaten, belum jalan nasional,” kata Rudy saat diwawancara di Rujab Makassar, Rabu (3/2/2021).

Menurutnya, di masa pemerintahan Nurdin Abdullah atau sejak tahun 2018, pemantapan jalan sudah sekitar 58 persen. Itu artinya, kata Rudy, masih ada 42 persen jalan yang rusak di Sulawesi. Bahkan sekitar 280 KM masih jalan tanah. 180 KM jalan yang rusak berat termasuk jalan berlubang itu.

Komentar

VIDEO TERKINI