Jalan Amblas, Rawan bagi Pengendara

Jumat, 5 Februari 2021 08:50

Kanit Lantas Polsek Bantimurung, Ipda Syarif saat memperlihatkan jalan yang amblas Jalan Poros Maros-Bone Kilometer 8 Lingkungan Pakalu, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Bantimurung, Maros, Kamis, 4 Februari. (ist)

FAJAR.CO.ID, MAROS — Memasuki musim hujan, sejumlah ruas Jalan Poros Maros mengalami kerusakan. Tak hanya berlubang dan tak rata, namun juga kondisi jalan amblas.

Seperti yang terjadi di Jalan Poros Maros-Bone atau di Kilometer 8 Lingkungan Pakalu, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Kamis, 4 Februari. Jalan poros yang amblas ini panjangnya sekitar 20 meter dengan lebar 20 hingga 30 sentimeter. Hal ini pun bisa membahayakan pengendara jalan yang melintas.

Kanit Lantas Polsek Bantimurung, Ipda Syarif mengatakan, jalan amblas ini disebabkan kondisi tanah yang labil. Apalagi saat ini tengah memasuki musim penghujan, sehingga dasar tanah di bawah irigasi mudah amblas.

“Jadi saat musim hujan seperti ini kondisi tanah yang labil disertai guyuran hujan dengan intensitas tinggi membuat tanah menjadi ambles,” katanya.

Dia mengatakan kondisi ini sangat rawan bagi pengendara jalan. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat karena bisa menimbulkan kecelakaan (Out of Control). “Terlebih saat malam hari, karena di sekitar jalan tersebut tidak terdapat penerangan lampu jalan ataupun tanda-tanda lainnya,” ungkapnya. Polisi juga turun melakukan pengaturan arus lalu lintas. Terutama pada jam-jam rawan. Meskipun sudah ada penambalan tetapi masih sementara.

Terpisah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Maros, Muetazim Mansyur mengatakan, sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi. “Informasinya bulan ini (Februari, red) akan mulai dikerjakan,” katanya.

Diakuinya kondisi jalan di Jalan Poros Maros-Bone ini sebelumnya pernah dikerja sekitar beberapa tahun lalu. Namun, kondisi amblas ini kembali terjadi.(*/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI