Menuju Perumda Pasar, Benahi Manajemen dan Infrastruktur

Senin, 8 Februari 2021 10:24

Pedagang melayani pembeli di Pasar Toddopuli, Makassar, Beberapa waktu lalu. Semua pasar tradisional di kota ini butuh pembenahan, termasuk memasifkan layanan berbasis teknologi. (TAWAKKAL/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Manajemen PD Pasar Makassar Raya perlu berbenah serius. Sambil fokus menata infrastruktur.

Perubahan status Perusahaan Daerah (PD) Pasar menjadi Perusahaan Umum Daerah (perumda) harus betul-betul menunjukkan peningkatan. Mesti lebih profesional dalam mengelola manajemen.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perumda Pasar, Kasrudi mengungkapkan, sejauh ini pengelolaan manajemen di tubuh PD Pasar masih belum sesuai ekspektasi. Internal mereka belum sepenuhnya solid.

Kasrudi mengatakan, direksi, staf, hingga pengelola pasar mesti memperkuat sinergitas. Hal itu agar koordinasi setelah peralihan status bisa lebih kuat. Pelayanan pun secara otomatis terpacu.

“Di tubuh manajemen kita perlu revitalisasi. Apalagi kemarin sempat ada hitungan kalau jumlah karyawan PD Pasar itu terlalu besar sehingga perlu ada pemangkasan,” ujarnya, Minggu, 7 Februari.

Kata dia, seluruh karyawan nantinya harus efektif. Makanya perlu ada persiapan sejak dini. “Yang utama adalah pengelolaan. Setelah itu baru fokus pada pengembangan infrastruktur,” imbuhnya.

Kasrudi berharap struktur PD Pasar mesti ditata kembali. Hal-hal yang sudah tidak relevan dimintanya ditiadakan saja. Kemudian memaksimalkan potensi yang berdampak pada pelayanan terbaik.

“Infrastruktur itu bisa mudah berjalan kalau pengelolaannya sehat. Makanya yang perlu diutamakan adalah pengelolaan menuju pelayanan yang profesional,” pungkasnya.

Pihak Ketiga

Manajemen tata kelola pasar di Makassar cenderung tak sehat. Pihak ketiga selaku pengelola memainkan peran dominan. Persoalan yang sebenarnya telah menjadi masalah klasik.

Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Basdir mengatakan, sistem di pasar mesti berubah. Pihaknya telah berupaya agar mekanisme di pasar tradisional bisa berjalan dengan tata kelola yang berbasis pelayanan di bawah naungan perusda. Ini butuh proses.

Komentar

VIDEO TERKINI