Presiden Jokowi Puji Penanganan Covid-19 dan Ekonomi di Sulsel

Rabu, 10 Februari 2021 12:45

Presiden Joko Widodo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, memuji dan mengapresiasi penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel). Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat koordinasi bersama para Gubernur dari sejumlah provinsi. Diantaranya Gubernur Sulsel, Jawa Timur, Banten, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur.

Meskipun sempat meningkat, namun karena penanganan yang intensif melalui program Trisula (Tracing, tracking, testing) dan Duta Wisata Covid-19, kasus positif Covid-19 di Sulsel mulai menunjukkan penurunan. Selain itu, tingkat kematian yang disebabkan positif Covid-19 pun cenderung rendah, bahkan angka kesembuhan menunjukkan peningkatan.

Hal tersebut terlihat dari sejumlah data mingguan Dinas Kesehatan Sulsel. Dimana angka kesembuhan dalam seminggu mencapai 91,2 persen, lebih tinggi dibandingkan angka kesembuhan secara nasional, yakni di angka 82,6 persen. Data angka kematian pun saat ini berada di level 1,5 persen, lebih rendah dari angka kematian secara nasional, 2,9 persen. Kondisi ini juga terlihat dari nilai Rt atau angka reproduksi yang berada di bawah 1, yakni 0.79, yang menandakan bahwa Covid-19 terkendali.

“Dalam rapat koordinasi bersama sejumlah gubernur, Presiden Jokowi memuji penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan, yang terlihat dari sejumlah data pendukung. Presiden meminta daerah lainnya untuk mengikuti apa yang dilakukan di Sulsel, tracing, tracking dan testing-nya lebih diperkuat” kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, melalui juru bicara gubernur, Veronica Moniaga, usai pertemuan dengan Presiden Jokowi, di Istana Negara, Selasa, 9 Februari 2021.

Nurdin Abdullah juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta agar proses vaksinasi di seluruh wilayah dimaksimalkan, dan dipercepat, sehingga kekebalan imun dapat meningkat. Bahkan Presiden menambahkan agar program vaksinasi di daerah, fokus pada warga yang rentan tertular dan menularkan Covid-19, baik itu tenaga kesehatan, para warga yang beraktivitas di keramaian seperti di pasar.

Komentar

VIDEO TERKINI