Bantuan Bedah Rumah Sinjai Lampaui Target RPJMD

Jumat, 12 Februari 2021 12:39

Bupati Sinjai. (IST)

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Program Bedah Rumah untuk warga Sinjai yang memiliki rumah layak tidak huni telah dirasakan manfaatnya oleh penerima manfaat sejak beberapa tahun terakhir.

Di Kabupaten Sinjai sejak tahun 2019 hingga tahun 2020 kemarin, sekitar 900 lebih unit rumah tidak layak huni menjadi sasaran program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepala Bidang Perumahan Rakyat Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sinjai Ir. Anshar Arsyad saat ditemui mengatakan, program bedah rumah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sinjai tahun 2018-2023 melampaui target tiap tahun. Kamis, (11/02/2021).

“Dalam RPJMD Kabupaten Sinjai tahun 2018-2023, target program bedah rumah itu 75 unit rumah yang dibedah tiap tahun. Sedangkan dua tahun terakhir ini realisasi yang dicapai sebanyak 900 lebih unit rumah dengan rincian tahun 2019 sebanyak 300 unit rumah dan tahun 2020 kemarin sebanyak 654 unit rumah,” urainya.

Menurut Anshar, hal itu tidak terlepas dari komitmen Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Anggaran BSPS ini bersumber dari dana DAK dan APBN namun program ini tidak lepas dari usaha Pemerintah Daerah sebab program ini merupakan salah satu program unggulan dan tertuang dalam visi Pemkab Sinjai yakni perbaikan rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Secara terpisah Bupati ASA berharap, BSPS ini bermanfaat untuk masyarakat dalam merubah pola pikir dan perilaku masyarakat guna mewujudkan rumah yang layak huni dengan prakarsa masyarakatnya sendiri untuk membangun rumahnya.

“Saya berharap, kedepan lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program ini, sehingga tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah yang tidak layak,” pungkasnya (sir)

Komentar

VIDEO TERKINI