Syamsuddin Raga: Pemuda Adalah Garda Terdepan Pembangunan Bangsa

Jumat, 12 Februari 2021 18:26

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Peran pemuda sejatinya tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan melainkan juga sebagai pengendali dan terlibat aktif di dalamnya.

Anggota DPRD Makassar, Syamsuddin Raga memberi atensi khusus terkait peran pemuda dalam berbagai sektor pembangunan bangsa sesuai bidangnya masing-masing.

“Pemuda harus bangkit meski di tengah pandemi sekalipun, pemuda dulu dengan sekarang jauh berbeda, sekarang bisa lebih bebas berekspresi. Jadi tidak ada lagi alasan bagi pemuda untuk tidak mengambil peran di tengah masyarakat,” ujar Syamsuddin dalam gelaran sosialisasi peraturan (Sosper) daerah Nomor 6 tahun 2019 tentang kepemudaan, di Hotel Sarison, Jalan Perintis kemerdekaan, Makassar, Jumat (12/2/2021).

Menurutnya, pembangunan kepemudaan selayaknya menjadi avant garde atau garda terdepan dalam seluruh sektor pembangunan.

“Generasi muda dimana menginjak usia produktif semestinya terlibat aktif dan dilibatkan dalam seluruh sektor pembangunan. Sebut saja di bidang olahraga, pariwisata, kebudayaan, perdagangan, ketenagakerjaan, perlindungan anak dan remaja, kesehatan dan sebagainya,” ungkap Politisi Perindo itu.

Sementara itu, Hasanuddin Umar yang mewakili Karang Taruna Makassar menambahkan pemerintah baik eksekutif maupun legislatif telah memberikan ruang bagi para pemuda untuk berbuat, sehingga dibuatkanlah Perda kepemudaan.

“Pemuda itu tampil berjuang betul, sekarang apa sih yang mau kita ragukan sebagai seorang pemuda, sekarang banyak sekali OKP-OKP yang menampung aspirasi pemuda, di dalamnya semua bisa berekspresi. Jadi sangat besar perannya dalam menjunjung keadilan, inilah potensi pemuda yang diharapkan,” terangnya.

Ketua KNPI Kecamatan Biringkanaya, Alamsyah Saputra Agung menyampaikan di era digital saat ini peran kepemudaan sangat terbuka lebar, baik dari sisi wirausaha maupun berada dalam politik pemerintahan.

“Apa peran pemuda di tengah masyarakat? Bisa membangun usaha-usaha baik itu UMKM dan usaha yang lain dalam membangkitkan semangat kepemudaan. Dengan adanya perda ini, pemuda sudah bisa untuk ikut berperang aktif, bergabung dengan eksekutif untuk membuat hal-hal positif demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (endra/fajar)

Komentar