Peserta Lelang Jabatan Bakal Membeludak

Rabu, 17 Februari 2021 11:59

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman (kanan). (int)

FAJAR.CO.ID MAKASSAR — Pendaftaran lelang jabatan pejabat eselon II Pemkot Makassar diperpanjang. Peserta diprediksi membludak.

PELAKSANA tugas (Plt) Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman mengatakan, pendaftaran awalnya berakhir pada 15 Februari. Namun diperpanjang hingga 18 Februari.

Hingga kemarin, kata dia, pendaftar lelang jabatan masih 17 orang. Latar belakang pendaftar beragam.Mulai dari kepala bidang, camat, hingga sekretaris dinas di Pemkot Makassar. Bahkan ada pegawai dari Pemprov Sulsel yang ikut mendaftar.

“Keputusan memperpanjang proses pendaftaran ini karena wali kota terpilih dan pj wali kota sudah bertemu. Ada kesepakatan tetap lanjut. Jadi pansel putuskan diperpanjang,” ujarnya, Selasa, 16 Februari.

Basri menuturkan, dengan perpanjangan masa pendaftaran ini diprediksi akan memacu minat pegawai untuk ikut lelang. Hingga penutupan pendaftaran nanti, ada potensi pendaftar membludak.

“Sudah ada menelepon ke saya untuk memastikan kalau ada penambahan masa pendaftaran. Ada tiga orang. Mungkin belum banyak juga yang tahu kalau diperpanjang,” ucapnya.

Jika pendaftar membludak, Basri meyakini proses seleksi bisa lebih baik. Alasannya, nantinya akan dipilih tiga terbaik untuk diputuskan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Lebih banyak lebih bagus, karena kalau banyak pasti akan lebih kompetitif. Yang bersaing akan betul-betul disaring siapa yang terbaik menempati posisi tersebut,” paparnya.

Pada lelang jabatan ini, pemkot membuka delapan posisi eselon II. Di antaranya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kemudian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kepala Dinas Penataan Ruang (DPR), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2), serta Sekretaris DPRD Makassar.

Komentar