Unhas Ikut Rakor dan Evaluasi BK DPR RI Bahas Implementasi Kampus Merdeka

Senin, 22 Februari 2021 18:26

(IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Keahlian Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyelenggarakan rapat koordinasi dan evaluasi untuk peningkatan kapasitas Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI. Berlangsung secara virtual mulai pukul 10.00 – 16.30 Wita, Senin (22/2/2021).

Kegiatan dihadiri oleh Direktur Komunikasi Unhas, Ir. Suharman Hamzah, dan beberapa pimpinan perguruan tinggi atau lembaga yang telah melakukan MoU dan tujuh perguruan tinggi yang akan melakukan MoU dengan BK DPR RI.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk melaksanakan research based legislative policy making dan implementasi kampus merdeka.

Kepala Badan Keahlian DPR RI, Dr. Inosentius Samsul, menyampaikan selain bagian silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi untuk menjalin kerja sama serta meningkatkan sinergisitas dalam rangka mendukung tugas dan fungsi DPR RI dengan melibatkan berbagai lembaga, khususnya perguruan tinggi.

Lebih lanjut, ia menyebut, Badan Keahlian DPR RI terus memaksimalkan tugas dan fungsinya. Salah satunya dengan memperkuat penelitian guna menghasilkan produk hukum yang lebih berkualitas.

“Kita harapkan dengan melibatkan berbagai elemen, utamanya perguruan tinggi, maka kebijakan kedepan akan lebih baik. Kolaborasi DPR RI dengan lembaga pendidikan akan semakin meningkatkan kualitas DPR,” tutur Inosentius.

Sementara, Sekretaris Jenderal DPR RI Ir. Indra Iskandar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia berharap akan semakin mempertajam hasil hukum di DRR RI.

“hal ini menjadi wadah mendengar masukan masyarakat, khususnya perguruan tinggi yang didominasi oleh kalangan terdidik, sebagai upaya menghasilkan produk legislasi berkualitas, dengan melibatkan kalangan akademisi, dan tentunya akan semakin mempertajam hasil hukum DPR RI,” terang Indra.

Terpisah, mewakili pihak Unhas, Suharman menjelaskan beberapa kolaborasi kerja sama yang dapat dilakukan oleh Unhas bersama BK DPR RI. Unhas memiliki potensi untuk kolaborasi, antara lain terdapat 13 Puslitbang dan 6 Center of Excellence. Selain itu, juga didukung SDM unggul dengan jumlah professor 335 orang.

Komentar

VIDEO TERKINI