UNM Gelar Sosialisasi Akreditasi Internasional

Senin, 22 Februari 2021 20:17

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Sosialisasi Akreditasi Internasional di Ruang Teater Menara Pinisi, Senin (22/2/2021) secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting. Menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Syamsul Bahri, M.Si, IPU. dan Dr. Budi Prastawa.

Pada kesempatan tersebut Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum menyampaikan bahwa sudah ada 18 prodi yang telah menyusun proposal yang bisa menjadi modal awal untuk ditindak lanjuti ke proses berikutnya. ada 11 prodi selain dari 3 prodi yang telah mendapatkan hibah penyusunan akreditasi internasional di UNM, yaitu Pendidikan Bahasa Inggris program S1, S2, dan S3.

Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. Husain Syam, M.TP, IPU dalam sambutannya mengatakan bahwa UNM telah berkomitmen untuk tiap fakultas menjadi pioner akreditasi internasional.

Ia menghimbau kepada unsur pimpinan terutama dekan untuk berkomitmen berpacu meraih akreditasi internasional pada masing-masing prodi.

Ia menegaskan akan memberikan punishment kepada dekan/pimpinan yang tidak menjalankan fungsinya. Program studi diharapkan bisa mendapatkan akreditasi internasional yang nantinya bisa menjadikan UNM menjadi semakin baik.

“Saya berharap narasumber hari ini, Prof. Budi dan prof. Ancu bisa mengantarkan informasi lebih baik dan semoga kita bisa mencapai target yang telah kita tetapkan”, harapnya.

Prof. Budi dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa UNM sangat visibel untuk menjadi PTNBH melihat indikator persyaratan yang dimiliki UNM seperti banyaknya program studi yang telah berakreditasi unggul yang bisa menguatkan UNM ketika bertransformasi menjadi PTNBH.

“untuk menjadi PTNBH UNM harus mempunyai dua indikator utama, yakni komitmen pimpinan dan probabilitas prodi”, ungkapnya.

Prodi yang telah memiliki mutu kemudian diajukan untuk menjadi akreditasi internasional, selanjutnya membentuk tim untuk koordinasi kemudian membentuk kluster untuk memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Komentar

VIDEO TERKINI