Jalan Longsor, Akses Tambang Ditutup

Selasa, 23 Februari 2021 09:55

Tim dari UPT PUPR Provinsi Sulsel meninjau lokasi longsor di Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Senin, 22 Februari. (Inset), tampak juga jalan Poros Tana Toraja-Palopo yang amblas tepatnya di batas kilometer 24 dan 25 Battang, Palopo. (IST)

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Akses terputus, jalur ke lokasi penambangan pun ditutup, pasalnya jalan itu juga yang menghubungkan masyarakat lintas kabupaten.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep, Kallang Ambo Dalle bahwa curah hujan tinggi dan volume kendaraan yang melintas tiap harinya disebut menjadi penyebab longsornya jalan yang terletak di Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Pangkep itu. “Curah hujan cukup tinggi kemudian volume kendaraan yang melintas tiap hari cukup berat,” katanya, Senin, 22 Februari.

Sehingga saat ini kata Kallang, akses tambang di wilayah tersebut ditutup sebab dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan. “Untuk akses penambangan ditutup karena rawan terjadi longsor susulan. Sementara untuk masyarakat masih bisa melintas dengan hati-hati,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum Pangkep, Mahmud mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulsel.

Dikatakan juga, bahwa jalan tersebut yang menghubung tiga kabupaten sebagai jalan alternatif Pemprov Sulsel menuju ke Pangkep, Barru, dan Bone.

“Kita sudah koordinasikan. Karena lokasi jalan itu masuk jalan provinsi. Sehingga kamis sudah laporkan ke Dinas PUPR Sulsel secara resmi untuk meninjau langsung jalan yang longsor,” ujarnya. (*/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI