Unhas Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Vaksinasi Massal untuk Dosen dan Tendik

Rabu, 3 Maret 2021 16:20

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Universitas Hasanuddin memperoleh kesempatan awal untuk melaksanakan vaksinasi tahap dua bagi tenaga pelayan publik. Menurut rencana, pelaksanaan vaksinasi massal akan berlangsung esok hari, Kamis (4/3), di Gelanggang Olah Raga JK Arenatorium, mulai pukul 08.00 Wita.

Untuk mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi ini, tim pelaksana mengadakan rapat persiapan, yang berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (3/3), pukul 14.00 Wita. Rapat dihadiri oleh Sekretaris Universitas (Prof. Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, MT), Dekan Fakultas Kedokteran, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi, Direktur Rumah Sakit Pendidikan Unhas, para Kepala Biro, Kepala Bagian, dan Kepala Tata Usaha fakultas/unit kerja.

Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah, Ph.D mengatakan bahwa vaksinasi massal ini patut disyukuri, karena Unhas memperoleh kesempatan pertama pada tahapan yang ditujukan untuk petugas pelayanan publik. Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kota Makassar, mulai pemberiaan nomor antrian, pendaftaran, skrining, dan vaksinasi. Unhas akan mempersiapkan dukungan teknis untuk kelancaran seluruh proses.

“Untuk vaksinasi kali ini, Unhas sebenarnya mengajukan 3.600 nama ke Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan. Akan tetapi, mengingat distribusi vaksin yang dilakukan secara bertahap, maka Unhas memperoleh alokasi sebanyak 1.000 vaksin untuk tahap ini,” kata Suharman.

Sekretaris Universitas, Prof. Dr. Ir. H. Nasaruddin Salam, menjelaskan bahwa sesuai ketentuan, vaksinasi Covid-19 wajib diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama yang dalam tugasnya berkaitan dengan pelayanan publik. Unhas berkomitmen untuk melaksanakan ketentuan tersebut, sehingga dapat memberikan kepercayaan bagi masyarakat.

“Dosen dan tenaga kependidikan di Unhas itu merupakan pelayan publik, yang dalam aktivitasnya berinteraksi dengan orang lain. Kita bersyukur memperoleh kesempatan vaksinasi pertama pada tahap kedua program vaksinasi nasional ini. Saya meminta agar sertifikat vaksin nantinya disetor ke bagian kepegawaian, sehingga bisa kita jadikan justifikasi bahwa kita memberi pelayanan publik,” kata Nasaruddin.

Komentar

VIDEO TERKINI