Bupati Harap Imam Masjid Dapat Jatah Vaksin

Jumat, 5 Maret 2021 10:13

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan (tengah) berbincang dengan Istrinya Priska Paramita Adnan setelah divaksin di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati, Kamis, 4 Maret. (RUDIANSYAH/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menjalani vaksin tahap pertama. Adnan pun meminta khusus kepada dinas kesehatan agar imam masjid hingga marbutnya juga divaksin.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan setelah menjalani vaksinasi di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati, Kamis, 4 Maret. Ia merasa sangat senang dapat mengikuti vaksinasi yang sempat tertunda sebelumnya. “Alhamdulillah, saya tidak merasakan reaksi apa-apa.Sampai detik ini masih sehat. Karena ini baru pertama kali melakukan vaksin. Ya ada tegang-tegangnya sedikit. Rasanya, lapar,” canda Adnan sambil tertawa, kemarin.

Adnan mengajak semua agar ikut vaksin. Hal ini akan membentuk kekebalan kelompok atau disebut herd immunity. Sehingga pandemi Covid-19 bisa dengan cepat diakhiri.

Untuk itu, tahap kedua yang menyasar pelayanan publik termasuk TNI, Polri, dan lansia bisa berjalan dengan baik. Dia juga meminta agar apabila masih ada kelebihan dari vaksin tersebut maka diminta mengutamakan para imam masjid dan juga marbut masjid.

“Kenapa, karena insyaallah, terhitung empat puluh hari dari hari ini, kita bersama-sama menyambut bulan suci Ramadan,” ujar lalu mendekati istrinya, Priska Paramita Adnan yang juga sudah menjalani vaksinasi.

Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni bersama Istrinya Mussadiyah Rauf juga berhasil menjalani vaksinasi. Untuk itu, tak ada yang perlu diragukan. Vaksin sinovac sangat aman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Hasanuddin mengatakan, tahap kedua ini pihaknya mendapatkan 4.600 dosis atau 460 flacon. Setiap flacon bisa untuk 10 orang dari Dinkes Sulsel untuk termin pertama dan akan bertambah secara bertahap dengan menargetkan sasaran 70 persen dari jumlah penduduk.

“Saat ini jumlah data yang kami dapatkan di seluruh institusi pelayanan publik termasuk TNI, Polri dan lansia sebesar 29.212 jiwa. Ini akan bertambah setiap saat,” katanya

Komentar

VIDEO TERKINI