Jadi Lokasi Banjir Tahunan, Warga Keluhkan Tidak Ada Saluran Air

Kamis, 11 Maret 2021 17:39

Air kembali menggenangi Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di depan Kantor Gubernur Sulsel, Minggu, 17 Januari. Kolam retensi tidak bisa berfungsi maksimal ketika hujan mengguyur deras. (TAWAKKAL/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, GOWA – Banjir yang merendam ratusan rumah warga yang ada di Jalan Yusuf Bauty, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa mulai surut.

Pantauan di lokasi pada hari ini, Kamis (11/3/2021) pukul 16.51 WITA, genangan air tak lagi parah jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya, saat hujan terus mengguyur wilayah padat pemukiman tersebut.

Salah satunya di puluhan rumah Kompleks Perumahan Permai 1. Di sana, ketinggian air saat ini mulai surut dan sudah berada di betis orang dewasa. Jika dibandingkan dengan hari kemarin, air sempat berada di ketinggian paha orang dewasa.

“Kemarin sampai paha ketinggian air. Sekarang sudah di betis. Ini juga karena rawa-rawa di belakang perumahan ini juga meluap akibat hujan yang terjadi kemarin,” kata warga, Zainuddin, 52 tahun kepada fajar.co.id.

Meski air telah surut, warga tetap berharap agar hujan tak lagi mengguyur dalam waktu yang lama, hingga terjadi banjir susulan.

Kendati demikian, warga masih mengeluhkan saluran air yang ada di sekitar perumahannya.

Zainuddin mengaku, beberapa kali saluran air di sana telah dipantau oleh pihak terkait. Namun perumahan tersebut masih saja tergenang banjir setiap tahun.

“Tertutup saluran air di sana di dekat Rumah Kuning. Jadi air hujan ditambah air rawa-rawa yang meluap membuat kami di sini semua kebanjiran,” keluh Zainuddin di lokasi banjir. (Ishak/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI