12 Titik Lubang Intai Pengendara, Begini Penjelasan Kasatker PJN III Sulsel

Selasa, 16 Maret 2021 11:52

ILUSTRASI. Kerusakan jalan di Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Berkendara di ruas jalan protokol Kota Makassar harus ekstra hati-hati. Banyak lubang yang mengintai.

Pantauan di lapangan, sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan setidaknya ada 12 titik lubang. Di antaranya di depan Klinik Bidokkes Polda Sulsel, simpang empat patung ayam daya, depan Pura Giri Natha.

Lalu ada lubang di depan gerbang perumahan Nusa Tamalaranrea Indah (NTI), depan Kampus BRI, gerbang BTP, hingga retakan di perumahan budi daya dan bukaan depan kampus Universitas Cokroaminoto.

Adapun di Jalan Urip Sumoharjo terpantau ada tiga titik jalan rusak. Dua di antaranya berlubang akibat penutup manhole utility di depan SPN Batua dan depan Taman Makam Pahlawan Panaikang. Serta penutupan manhole utility depan Kejati Sulsel.

Kasatker Pengawasan Jalan Nasional (PJN) 3 Sulsel di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Malik mengatakan, pemeliharaan dan perbaikan ruas jalan nasional tetap dilakukan. Mulai dari Kota Makassar hingga Jeneponto. Anggarannya Rp12 miliar. Dana itu sudah termasuk perbaikan atau normalisasi drainase. Seperti di Jalan Alauddin.

“Sekarang dananya hanya untuk perawatan dan perbaikan untuk longsegmen (penanganan dalam batasan satu panjang segmen). Tidak ada alokasi untuk perbaikan besar, dan itu pun dikerjakan pihak ketiga. Harus ditender,” akunya.

Ia juga menjelaskan ada beberapa gesekan untuk perbaikan utility manhole yang dilakukan pelbagai pihak. Di mana setelah dilakukan pembongkaran tidak diperbaiki seperti semula. Contohnya di depan pintu keluar Jalan Lingkar Barat dan depan Peralatan (Paldam) XIV/Hasanuddin.

Ada kebocoran pipa PDAM

“Untuk kebocoran atau pengerjaan utility manhole itu tanggungjawab dari yang instansi pemiliknya. Mereka wajib memperbaikinya,”ucapnya. (edo/abg)

Komentar

VIDEO TERKINI