Lamban Tangani Banjir, Kepala Dissos dan BPBD Makassar Akui Kesalahan

Rabu, 17 Maret 2021 21:43

Air kembali menggenangi Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di depan Kantor Gubernur Sulsel, Minggu, 17 Januari. Kolam retensi tidak bisa berfungsi maksimal ketika hujan mengguyur deras. (TAWAKKAL/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Dinas Sosial Dissos, Mukhtar Tahir dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kota Makassar, Muh Rusli telah dinonaktifkan dari jabatannya akibat lamban menangani banjir.

Dari pemeriksaan Inspektorat, keduanya mengakui bahwa ada keterlambatan penanganan saat banjir terjadi di Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Manggala beberapa hari lalu.

“Dia (Mukhtar Tahir dan Muh Rusli) akui keterlambatan aksi (atasi Banjir),” kata Kepala Inspektorat Makassar, Zainal Ibrahim saat ditemui, Rabu (17/3/2021).

Menurut Zainal, berdasarkan pemeriksaan keduanya memang tidak menjalankan tupoksi dengan maksimal. Laporan yang masuk bahwa mereka lamban, memang benar adanya.

“Perintah Wali Kota sejak hari Rabu (10/3/2021) seluruh SKPD standby menangani banjir, sekarang tentu SKPD harus standby, saat kejadian dissos dan BPBD tidak siap di lapangan, mereka punya tupoksi untuk banjir, dapur umum, logistik, evakuasi korban,” jelas Zainal.

Hingga kini, Inspektorat masih memeriksa keduanya. Hasilnya akan diumumkan secepatnya.

Sembari diperiksa, Kepala Dissos, Mukhtar Tahir diganti Sekretarisnya, Asvira Anwar. Sedangkan, jabatan Muhammad Rusli diisi Kepala Dinas Pertanahan, Manai Sophian.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Andi Siswanta Attas mengatakan, surat penunjukan Plh diterbitkan sejak Jumat, (12/3/2021) lalu.

“SK semua terbit dari hari Jumat kemarin, mungkin diterima hari ada yang hari Senin karena libur kemarin,” jelas Siswanta. (ikbal/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI