Pemda Lutra Ekspose Road Map Reformasi Birokrasi 2020 – 2024, Puslatbang KMP LAN Beri Apresiasi

Sabtu, 27 Maret 2021 01:21

Fajar.co.id, Makassar – Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Bagian Organisasi menggelar kegiatan Ekspose Road Map Reformasi Birokrasi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara 2020-2024 yang dilaksanakan di Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Puslatbang) dan Kajian Manajemen Pemerintahan (KMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN), Makassar, Jumat (26/3/2021). Kegiatan ini dihadiri Tim Reformasi Birokrasi Kabupaten Luwu Utara dan 14 Kepala Perangkat Daerah serta para assesor/admin Unit PMPRB 2020.

Kepala Puslatbang KMP LAN Makassar, Andi Taufik, saat membuka kegiatan mengatakan, dalam Grand Desain Reformasi Birokrasi Nasional 2010-2025 yang ditetapkan melalui Permen PAN-RB Nomor 81 Tahun 2010, khusus 5 tahun terakhir, yaitu 2020-2024, tak lagi membuat perubahan sebatas administrasi, tapi sudah masuk pada tataran substansi, yaitu implementasi hasil yang ditargetkan dalam delapan area perubahan melalui Road Map yang disusun.

“Kita mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara yang mempunyai komitmen untuk melaksanakan agenda nasional tersebut, karena perubahan adalah sebuah keharusan yang harus dijalani,” kata Andi Taufik dalam kegiatan yang juga dihadiri Asisten Administrasi Umum Pemda Luwu Utara, Eka Rusli. Sementara itu, Kabag Organisasi Setda Lutra, Muhammad Hadi, menyebutkan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Permen PAN-RB Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024.

“Kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman dan kesamaan persepsi atas agenda reformasi birokrasi Pemda Lutra 2020-2024,” kata Hadi.  Masih Hadi, sebagaimana tercantum dalam BAB 3, yang mencakup sasaran dan indikator birokrasi, quick wins atau agenda perubahan prioritas pada 8 area perubahan, baik sifatnya mandatory seperti penyederhanaan birokrasi, melalui penyetaraan jabatan struktural ke jabatan fungsional, dan quick wins yang sifatnya pilihan yang ada di beberapa perangkat daerah.

Komentar

VIDEO TERKINI