Dua Tahun Bekerja Keras Membangun Wajo

Senin, 29 Maret 2021 09:30

Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud-Mahmud, memantau fasilitas peralatan medis modern di dalam oto dottoro beberapa waktu lalu. (Iman Setiawan/fajar)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud-Amran di Kabupaten Wajo berjalan dua tahun. Sejumlah prestasi telah ditorehkan.

Pasangan yang dikenal duo Amran ini dilantik sejak pertengahan Februari 2019 lalu oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Mereka telah merubah wajah Bumi Lamaddukkelleng, namun penuh dengan tantangan.

“Tahun pertama pemerintahan kami, kita dihadapkan dengan devisit anggaran Rp67 miliar. Namun bisa teratasi dengan merasionalisasi anggaran dengan transparan di setiap OPD,” ujar Amran Mahmud, Minggu, 28 Maret.

Walau dengan kondisi defisit, Pemkab Wajo tetap berhasil menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp142,1 miliar lebih.

Jika dibandingkan dengan PAD 2018, hanya Rp134 miliar lebih, maka terjadi peningkatan pada tahun pertama kepemimpinan Amran Mahmud.

“Kita ada peningkatan PAD Rp8,1 miliar lebih dari PAD tahun sebelumnya,” ucapnya.

Tak hanya itu, Amran juga menata birokrasi dilingkup Pemkab Wajo. Melalui Perda No. 1 tahun 2019 tentang struktur organisasi. Dilakukan perampingan OPD dari semulanya 39 menjadi 27 OPD.

“Kami melakukannya untuk mengurangi anggaran rutin. Porsi anggaran pelayanan publik harus lebih besar, tujuanuntuk mewujudkan layanan birokrasi miskin struktur tetapikaya fungsi,” terangnya.

Sementara tahun kedua, untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Percepatan pembangunan infrastruktur jalan mencapai 77.524 kilometer (km) tersebar disejumlah kecamatan.

Di bidang kesehatan, berhasil menghadirkan 5 unit oto dottoro atau Pusat Pelayanan Keselamatan Terpadu (PPKT). Layanan keadaan darurat tersebut disebar ke sejumlah Puskesmas, sebagai mobilisasi ke rumah sakit.

“Kami melihat banyak kasus emergency tidak tertangani dengan cepat. Makanya kami hadirkan layanan oto dottoro untuk mengatasi persoalan ini,” kuncinya.

Komentar

VIDEO TERKINI