Ini Maksud Pra Mattompang Arajang Jelang Hari Jadi Bone ke 691

Senin, 29 Maret 2021 20:29

Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi bersama Sekda Bone Andi Islamuddin mengecek benda pusaka di Arajange. (FOTO:AGUNG PRAMONO/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, BONE — Puncak Hari Jadi Bone (HJB) ke 691 digelar pada 6 April mendatang. Namun rangkaian kegiatan sudah dilakukan oleh jajaran Forkopimda Bone.

Senin (29/3/2021) diadakan pra mattompang (proses membersihkan benda pusaka) yang dilakukan di Arajang Halaman Rujab Bupati Bone. Unsur Forkopimda hadir lengkap. Tanpa terkecuali.

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengatakan, pra mattompang ini sudah menjadi tradisi untuk membersihkan benda-benda pusaka. Karena kalau tidak dibersihkan akan berkarat. “Dan memang sudah menjadi budaya orang Bugis Makassar,” katanya.

Tanpa Hari Jadi Bone kata dia, memang harus selalu dibersihkan benda pusaka di Arajange. Itu harus selalu dijaga dan dipelihara.

“Kenapa dilaksanakan pra mattompang, karena kita tidak mau melakukan waktu lama pada saat prosesi mattompang tanggal 7 April nanti,” sebut Andi Fahsar Mahdin Padjalangi.

Menurutnya, prosesi mattompang hanya disempurnakan kebersihannya. Selain itu untuk kegiatan HJB tahun ini belum mengundang Raja-raja. Kecuali Muspida Provinsi.

“Yang bekas-bekas kerajaan itu kita tidak undang karena pandemi Covid-19. Makanya hanya dilaksanakan di halaman rumah jabatan,” jelas Bupati Bone dua periode itu. (agung/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI