Ilham Azikin – BPBL Ambon Ingin Kembangkan Potensi Rumput Laut dan Ikan Hias untuk Nelayan Bantaeng

Selasa, 30 Maret 2021 22:57

Dia menambahkan, Bantaeng sendiri memiliki bentangan laut sepanjang 21 kilometer. Aktivitas ekonomi di pesisir Bantaeng sendiri didominasi oleh pertanian rumput laut.

Oleh karena itu, keberadaan kultur jaringan BPBL Ambon akan dapat membantu mengembalikan kejayaan petani rumput laut di Bantaeng.

“Bibit berkualitas dari BPBL ini akan dapat meningkatkan produksi nelayan rumput laut di Bantaeng,” jelas dia.

Bupati bergelar doktor pemerintahan ini juga berharap nelayan di Bantaeng dapat menimba ilmu di BPBL Bantaeng ini. Selain membantu meregenerasi bibit rumput laut lokal Bantaeng, nelayan Bantaeng juga bisa belajar membudidaya rumput laut dengan benar.

“Kita berharap bantuan BPBL untuk ikut mendorong peningkatan ekonomi nelayan,” jelas dia.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bantaeng, Rita Pasha mengatakan, bertahun-tahun sebelumnya, BPBL pernah membantu Bantaeng untuk meningkatkan produksi rumput laut lokal dengan mengirim benih rumput laut generasi nol. Hanya saja, seiring perkembangan waktu benih rumput laut itu perlu kembali diregenerasi.

“Saat itu, bibitnya memang bagus, tahan hama dan kualitasnya bagus. Kami ingin bibit ini kembali diregenasi untuk memperbaiki kualitas,” jelas dia.

*Potensi Ikan Hias*

BPBL Ambon juga menawarkan bantuan pengembangan potensi ikan hias di Bantaeng. Saat ini, BPBL Ambon tengah mengembangkan benih ikan hias Nemo dengan 55 varian jenis silangan.

Kepala BPBL Ambon, Nur Muflich Yuniyanto mengatakan, ikan-ikan itu adalah silangan dengan kualifikasi ekspor. Dengan ini, maka nelayan di Bantaeng bisa menambah pendapatan ekonomi mereka.

”Kami terus melakukan pembenihan untuk ikan Nemo kualitas ekspor. Saat ini, kita ekspor melalui Jakarta dengan tujuan USA, Eropa dan Hongkong,” jelas dia.

Komentar

VIDEO TERKINI