Akses ke Takalar Semakin Dekat

Kamis, 1 April 2021 09:47

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Kasrem 141 Toddopuli, Hery Purwanto saat penandatanganan sekaligus penyerahan hasil TMMD dari Kodim ke Pemkab Gowa di Lapangan Golf Padyvalley Kecamatan Pattallassang, Rabu, 31 Maret. (Rudiansyah/Fajar)

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, rampung. Akses ke Takalar pun semakin dekat.

Masyarakat pun tak perlu lagi memutar harus ke Sungguminasa dahulu lalu menuju Pallangga untuk ke Kabupaten Takalar. Warga sudah dapat meminimalisasi waktu dan biaya perjalan.

Hal itu berkat Pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-110 Tahun Anggaran 2021. Anggota TNI, bersama aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil menyelesaikannya dalam waktu satu bulan saja.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan program TMMD ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Gowa khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur fisik di dataran tinggi. Apalagi ada jembatan akan menjadi akses bagi masyarakat kita jika ingin ke Takalar. Begitupun sebaliknya lebih dekat lagi.

“Meskipun hasil telah diserahkan namun di lapangan belum 100 persen. Semoga segera selesai dan bisa dimanfaatkan dan terpenting yang dikejar adalah kualitasnya agar bisa lama digunakan,” katanya disela-sela kegiatan penandatanganan sekaligus penyerahan hasil TMMD dari Kodim ke Pemkab Gowa dan penutupan yang dilakukan Kasrem 141 Toddopuli, di Lapangan Golf Padyvalley Kecamatan Pattallassang, Rabu, 31 Maret.

Beberapa pekerjaan belum selesai lantaran cuaca yang tidak mendukung. Untuk itu diharapkan bisa selesai dengan kualitas yang baik dan mampu bertahan lama untuk dirasakan.

“TMMD masuk di Gowa merupakan yang ketiga kalinya yakni sebelumnya di Kecamatan Bungaya, Tompobulu dan saat ini di Manuju. Jadi teantu kami akan selalu siap mensukseskan program ini karena ada dampak baik yang dirasakan oleh masyarakat kita di dataran tinggi,” jelasnya.

Sementara, Kasrem 141 Toddopuli, Hery Purwanto mengatakan, pengerjaan fisik yang belum selesai dipengaruhi kondisi alam yang tidak mendukung. Namun, akan terus dilanjutkan sampai benar-benar bisa dirasakan manfaatnya. “Pengerjaannya insyaallah tidak lama lagi,” jelasnya. (*/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI