Pelepasan Tim Dakwah, Berikut Pesan Pemkab Sidrap Kepada Para Mubalig

Senin, 19 April 2021 15:16

Sekertaris Daerah Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi. (int)

FAJAR.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Bagian Kesra memberikan pembekalan sekaligus melepas Tim Dakwah Safari Ramadan 1442 H/2021 M tingkat Kabupaten Sidrap, Senin (19/4/2021).

Kegiatan digelar dengan protokol kesehatan di Aula Kantor SKPD, dan dibuka Sekertaris Daerah Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi, mewakili Bupati Sidrap.

Hadir pada kesempatan tersebut Kakan Kemenag Sidrap, Muhammad Idrus Usman, Ketua MUI Sidrap, AGH. Dr. Aminuddin Mamma, Sekertaris MUI Sidrap, H. Bachtiar, dan Kasubag Keagamaan, Mental dan Spritual Kesra, Muhammad Rusli.

Turut hadir para kepala KUA se-Kabupaten Sidrap, tokoh agama dan para mubalig Tim Safari Ramadan Kabupaten Sidrap dan undangan lainnya.

Sudirman Bungi menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sidrap membentuk Tim Dakwah Islamiyah yang melibatkan unsur ulama, umarah, cendekiawan dan tokoh agama.

“Ini dalam rangka memberikan dakwah islamiyah serta pencerahan kepada seluruh masyarakat termasuk akan bahaya faham radikalisme dan ajaran yang menyimpang,” ujar Sudirman.

Selanjutnya, Sudirman yang membacakan sambutan tertulis Bupati Sidrap, mengemukakan beberapa pesan di antaranya:

  1. Para mubalig hendaknya menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan pesan dalam setiap dakwahnya agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan demi kepentingan bersama.
  2. Para mubalig hendaknya menyampaikan isi ceramah yang damai dan menyejukkan melalui kalimat yang halus, santun dan mudah dipahami oleh masyarakat.
  3. Kepada mubalig agar menggunakan waktu yang seefektif mungkin maksimal 15 menit dalam menyampaikan materi ceramah. Ini untuk menghindari lamanya interaksi antar jamaah sebagai langkah antisipasi terhadap penularan Covid-19.
  4. Diharapkan kepada para mubalig agar berperan dalam menyebarluaskan informasi pembangunan serta membangkitkan tumbuhnya partisipasi seluruh komponen masyarakat.

Sudirman juga berharap para mubalig dapat menyajikan dakwah islamiyah dengan penuh hikmah dan penuh kebijakan. “Tentunya dengan tetap mempergunakan metode dakwah dengan pendekatan persuasif,” sebutnya.

Komentar

VIDEO TERKINI