Kemenkumham Sulsel Gelar Workshop dan Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal

Selasa, 20 April 2021 21:20

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan menggelar Workshop dan Diseminasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasma di Bidang Kekayaan Intelektual dengan Universitas Negeri Makassar (UNM) serta Penyerahan Surat Pencatatan KIK Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Pangkep di Hotel Gammara Makassar, Selasa (20/04/2021).

Diseminasi Layanan Kekayaan Intelektual Komunal bertemakan “Melindungi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK), Melindungi Aset Dan Masa Depan Bangsa Indonesia”.

Kakanwil kemenkumham sulsel Harun Sulianto dalam sambutannya mengatakan bahwa workshop dan diseminasi ini bertujuan untuk mempromosikan tentang manfaat dan pentingnya pelindungan KI Komunal kepada segenap stakeholder dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Menurut Harun, KIK terdiri dari 4 jenis yakni Ekspresi Budaya Tradisional, Pengetahuan Tradisional, Indikasi Geografis( IG), Dan Sumber Daya Genetik. Sampai saat ini Sulawesi Selatan telah Memiliki 4 (empat) IG, yakni Kopi Arabika Toraja, Kopi Arabika Kalosi Enrekang, Lada Luwu Timur dan Beras Pul’ Mandoti Enrekang.

Dirjen Kekayaan Intelektual, Dr. Freddy Harris yang diwakili oleh Direktur Hak Cipta dan disain industri Dr. Syarifuddin mengapresiasi Kanwil Kemenkumham Sulsel dan Stekholder terkait atas dukungan dan kepedulian untuk mendorong Kekayaan Intelektual secara umum sebagai pendorong ekonomi rakyat sekaligus sebagai aset dalam kehidupan yang penting untuk dilindungi.

Melalui kegiatan ini, Direktur Kekayaan Intelektual berharap potensi-potensi Kekayaan Intelektual semakin terlindungi dan dapat menunjang ekonomi masyarakat yang berimbas pada peningkatan pendapatan daerah.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yakni Guru Besar Fakultas Hukum Unhas, Prof. Anwar Borahima yang membahas tentang Dasar Hukum Kekayaan Intelektual Komunal dan Kasubdit Kerjasama Luar Negeri Ditjen Kekayaan Intelektual Fajar Sulaeman Taman yang membahas terkait Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Pangkep Nurlita Wulan Purnama, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Anggoro Dasananto, Kadiv Administrasi Sirajuddin dan Kadiv Keimigrasian Dodi Karnida serta peserta dari Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Perindustrian di Wilayah Provinsi Sulsel.(rls)

Komentar

VIDEO TERKINI