Bone Raih WTP 6 Kali Berturut-turut, Andi Fahsar: Ini Kebanggaan Luar Biasa

Jumat, 7 Mei 2021 13:50

Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi (kiri) didampingi Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan (kanan) saat menunjukkan Penghargaan WTP Jumat (7/5/2021).

FAJAR.CO.ID, BONE — Kabupaten Bone dibawah kepemimpinan Tafaddal (Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, dan Ambo Dalle) sudah enam kali berturut-turut meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Pemerintah Kabupaten Bone meraih penghargaan Opini WTP yaitu, laporan keuangan tahun 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2020. Penghargaan ini menunjukkan keberhasilan Bone dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan yang sangat baik.

Kepala BPK RI Wilayah Sulawesi Selatan, Wahyu Priono melalui media zoom mengucapkan selamat kepada Bone penerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Kata dia, WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai laporan keuangan pemerintah daerah yang diamanatkan kepada BPK sesuai tingkat kewenangannya.

“Sehingga Kabupaten/kota bisa memberikan laporan keuangan sesuai peraturan dan perundang-undangan,” katanya Jumat (7/5/2021).

Predikat tersebut diraih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020. Diserahkan ke Bupati Bone dan Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan saat mengikuti Video Confrence Penandatangan Berita Acara serah terima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) di Baruga La Teya Riduni, Kompleks Rujab Bupati Bone.

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, mewakili kepala daerah di Sulsel untuk memberikan sambutan di acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020.

Bupati Bone dua periode itu sangat bersyukur atas predikatpredikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Wilayah Sulawesi Selatan.

“Ini menjadi kebanggan dan kehormatan yang luar biasa untuk Bone, terima kasih atas bimbingan dan arahan yang dilakukan tim BPK sehingga Kabupaten Bone kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang keenam kalinya,” ucapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI