Kalla Group Gelar Swab Antigen Bagi Karyawan Pasca Libur Idulfitri

Senin, 17 Mei 2021 19:56

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kalla Group baru saja menggelar kegiatan swab antigen kepada seluruh karyawan (17/05). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh Satgas Covid-19 Kalla Group. Pasca libur Idulfitri dan menjelang jadwal work from office (WFO), seluruh karyawan Kalla Group wajib mengikuti swab antigen. Kegiatan swab antigen ini diharapkan mampu mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 pasca libur lebaran.

Kegiatan swab antigen ini akan dibagi dalam beberapa batch. Batch pertama sukses digelar dengan mengikutsertakan 1.500 karyawan. Karyawan yang mengikuti swab antigen pada batch pertama ini terdiri dari karyawan Kalla Toyota cabang Makassar, Maros, dan Gowa, karyawan vendor dan tenant Kalla Toyota, karyawan NIPAH dan MaRI, karyawan building Wisma Kalla, karyawan tenant Wisma Kalla, Karyawan Bumi Karsa, karyawan Kalla Beton, hingga karyawan outsourcing seperti petugas parkir, satpam, dan office boy.

Ivan Subagio selaku Ketua Pelaksana Swab Antigen Kalla Group mengungkapkan bahwa jadwal swab antigen ini dibagi dalam dua batch, yakni yang pertama pada tanggal 17 Mei 2021, yang diikuti oleh karyawan yang telah mulai beroperasi. Batch selanjutnya tanggal 24 Mei 2021, akan diikuti oleh karyawan holding yang sebelumnya telah menjalankan work from home (WFH) selama satu minggu.  

“Seluruh karyawan Kalla Group diwajibkan untuk melakukan swab antigen sebelum hari operasional perusahaan berjalan. Seluruh karyawan harus dalam keadaan sehat sebelum beraktifitas di kantor” pungkasnya.

Sebelumnya, karyawan Kalla Group yang termasuk garda terdepan juga telah menjalani vaksinasi. Vaksinasi ini juga digelar sebagai bentuk perlindungan tak hanya bagi karyawan, namun juga bagi pelanggan Kalla Group. Pasalnya, karyawan yang mendapatkan vaksin ini diutamakan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan, seperti front office, karyawan mal, dan beberapa karyawan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan secara langsung.

Komentar

VIDEO TERKINI