Dinas Kominfo Jeneponto dan BBPSDMP Makassar Gelar Pelatihan DEA

Jumat, 21 Mei 2021 21:38

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO — Dinas komunikasi, informatika, statistik dan persandian Kabupaten Jeneponto bekerja sama dengan balai besar pengembangan sumberdaya manusia dan penelitian (BBPSDMP) Makassar menggelar pelatihan digital entrepreneurship academy (DEA) di Hotel Binamu, Jumat (21/5/2021).

Mengusung tema “memulai berwirausaha secara digital” pelatihan kewirausahaan berbasis digital tersebut berlangsung selama 2 hari yakni 21-22 mei 2021 dengan total peserta sebanyak 50 pelaku umkm se-kabupaten Jeneponto

peserta pelatihan kewirahusahaan yang selanjutnya disebut digital entrepreneurship academy (DEA 2021) dibagi ke dalam 2 kelas untuk menerima materi pembelajaran yang akan diberikan oleh para instruktur dari Digital Talent Scholarship, Digitalent, BBPSDMP Kominfo Makassar. Hal ini dimaksudkan agar peserta lebih fokus selama menerima materi yang diberikan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat

Dr. Faisal risadi selaku ketua panitia dalam laporan menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan dan hal teknis lainnya

“untuk menghindari penularan covid-19 sebelumnya seluruh peserta wajib menjalani swab, menjaga jarak, memakai masker dan membagi forum menjadi 2 kelas yang selanjutnya setiap kelas dibagi menjadi 25 orang”jelasnya

Sementara itu Plt. Kepala BBPSDMP Rusman pala dalam kesempatan memberikan Sambutan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah Jeneponto secara khusus dinas kominfo atas kesediaan menjadi tuan rumah

“terima kasih kepada pemerintah daerah jeneponto Karena telah bersedia menjadi tuan rumah, ini adalah upaya konstruktif dalam pengembangan umkm kita dengan sentuhan teknologi”ujarnya

Ia juga menjelaskan mengenai krisis Ekonomi yang dialami Indonesia secara nasional, menurutnya akibat vandemi, krisis saat ini berbeda dengan tahun 1998 yang memungkinkan pelaku usaha bertransaksi melalui teknologi virtual.

“jika 98 bangsa Indonesia mengalami krisis dari sektor non rill, saat ini lebih parah Karena yang bermasalah adalah sektor rill, dengan aktifitas Ekonomi masyarakat diluar rumah yang dibatasi akibat vandemi”jelasnya

Komentar

VIDEO TERKINI