Palestinian Lives Matter

  • Bagikan

Oleh:

H. M. Amir Uskara

(Ketua Fraksi PPP DPR RI)

Adakah orang Yahudi yang mendukung Palestina? Banyak! Salah satunya Bernie Sanders   kandidat Presiden  Amerika Serikat (AS)  dari Partai Demokrat (2016). Sanders menyerukan  gerakan "Palestian Lives Matter (PLM)" di Amerika untuk mendukung perjuangan rakyat  Palestina memperoleh tanah airnya yang dijajah Israel.

Apa yang digaungkan Sanders mengingatkan publik dunia pada slogan "Black Lives Matter (BLM)" di Amerika. BLM mendukung "kesetaraan hak hukum dan HAM" terhadap warga kulit hitam di Amerika.

Slogan dan tagar Black Lives Matter bertebaran di mana-mana di seluruh AS, bahkan di Kanada, Australia, dan Eropa Barat, saat demonstrasi  besar-besaran memprotes kematian George Floyd, warga kulit hitam,  akibat kekerasan polisi di Minneapolis, 25 Mei 2020. Kematian Floyd telah menggelegakkan  "ingatan massal" akan kekejaman rasisme warga kulit putih AS terhadap warga kulit hitam selama ratusan tahun.

Black Lives Matter (BLM) sendiri adalah sebuah gerakan yang berdiri tahun 2013 saat menanggapi pembebasan pembunuh Travyon Martin (TM), 17 tahun. Ceritanya begini:  TM adalah remaja kulit hitam AS yang ditembak mati oleh George Zimmerman (GZ), 28 tahun, pria kulit putih, 26 Februari 2012 di Florida. Saat itu TM dan GZ terlibat perkelahian. Dalam perkelahian itu, GZ mengeluarkan senjata. Lalu,  doarr! Tewaslah TM.

Anehnya di pengadilan, GZ dibebaskan hakim. Menurut hakim, GZ tak bersalah karena menembak untuk membela diri. Tersebab itulah, terjadi demo besar-besar memrotes ketidak-adilan terhadap warga kulit hitam.

  • Bagikan

Exit mobile version