Cakupan vaksinasi COVID-19 Kota Makassar capai 57,2 persen

Kamis, 10 Juni 2021 15:20

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dinas Kesehatan Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan menyebut cakupan vaksinasi Coronavirus Disease (COVID-19) untuk dosis kedua bagi masyarakat, pekerja publik dan tenaga kesehatan secara kumulatif sejauh ini sudah mencapai 57,2 persen.

“Untuk cakupan vaksinasi kumulatif saat ini sudah 57,2 persen. Dimana dari target 240.546 jiwa sudah divaksin 137.584 jiwa,” sebut Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Andi Hadijah Iriani saat dikonfirmasi, Kamis.

Sedangkan untuk cakupan vaksinasi bagi Lanjut Usia (Lansia), sudah mencapai 16,1 persen, atau sebesar 16.501 jiwa dengan target sasaran 102.555 jiwa.

Kemudian cakupan vaksinasi bagi Petugas Publik telah mencapai 83,7 persen atau 102.258 jiwa dari sasaran sebanyak 122.151 jiwa. Untuk vaksinasi bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) telah melebihi target sebesar 118,8 persen atau sebanyak 18.825 jiwa dari target capaian sasaran sebanyak 15.840 jiwa.

Sementara laporan pemberian vaksinasi dosis pertama, dengan cakupan secara kumulatif telah mencapai 65,5 persen atau sebanyak 157.628 jiwa sudah divaksin dari target sasaran 240.546 jiwa. Jumlah ini lebih tinggi dari capaian vaksinasi dosis kedua.

Selanjutnya, cakupan vaksinasi bagi lansia telah mencapai 16.9 persen atau capaiannya sebanyak 17.295 jiwa dari target sasaran 102.555 jiwa. Jumlah ini masih lebih rendah dari dosis kedua.

Untuk cakupan vaksinasi petugas publik telah mencapai 98,6 persen atau capaiannya sebanyak 120.385 jiwa dari sasaran 122.151 jiwa. Angka ini lebih tinggal dari vaksinasi dosis kedua.

Begitupun vaksinasi bagi SDMK juga melebihi target capaian sebesar 125,9 persen atau sebanyak 19.948 jiwa dari target sasaran sebanyak 15.840 jiwa.

Sebelumnya, Pemkot Makassar telah melaksanakan vaksinasi COVID-19 sebanyak 15 ribu bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk guru, kepala sekolah, dan petugas publik. Menyusul kemudian ASN lainnya bersama tenaga kontrak mulai divaksinasi.

Komentar

VIDEO TERKINI