Keciprat 1 Juta Ekor Benur Udang Windu, Upaya Bupati ASA Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 16 Juni 2021 18:35

Bupati Sinjai

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Pemerintah Kabupaten Sinjai mendapat bantuan 1 juta ekor benur udang windu dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melalui Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar. Bantuan ini diperuntukkan bagi tiga Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) di Kabupaten Sinjai.

Bantuan yang difasilitasi oleh Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai ini, merupakan upaya yang dilakukan oleh Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) dalam rangka menggerakkan ekonomi masyarakat pembudidaya ikan.

Bupati lulusan Magister Monash University, Australia ini mengatakan, pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya untuk menggairahkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Salah satunya dengan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat guna mendapatkan bantuan. Oleh karena itu, dia berharap, penerima bantuan bisa memanfaatkan bantuan ini untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Kami berkomitmen untuk berupaya bagaimana mensejahterakan masyarakat, semua butuh proses dan dari proses itu kami butuh dukungan dari semua elemen masyarakat,” terangnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai, Haris Achmad mengatakan, sebanyak 1.030.000 ekor benur udang itu telah diserahkan ke masing-masing penerima bantuan. Mereka adalah Pokdakan Lestari, Pokdakan Usaha Bersama dan Pokdakan Ganggang Jaya,” sebutnya.

Selain itu, penentuan penerima bantuan benih udang ini melalui verifikasi lapangan yang dilakukan pihaknya bersama BPBAP Takalar. Kesedian saran dan lahan menjadi indikator utama.

“Hasil verifikasi itulah yang di buatkan Surat Keputusan oleh bapak Bupati untuk ditetapkan sebagai penerima bantuan,” ujarnya.

Haris menjelaskan, komoditas udang windu menjadi primadona khususnya di kalangan pembudidaya skala kecil dengan teknologi sederhana karena memiliki harga pasar yang baik dan relatif stabil.

“Keuntungan ekonomis yang di dapat per satuan termasuk yang tertinggi dibandingkan dengan komoditas lain, sehingga banyak menarik minat pembudidaya,” ucapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI