Musprovlub Buntu, AIM Tolak ABM Jadi Ketua KONI Sulbar

Rabu, 30 Juni 2021 14:40

SUASANA Musprovlub KONI Sulbar saat ABM berpapasan dengan AIM di ruangan musyawarah.

FAJAR.CO.ID, MAJENE – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) KONI Sulawesi Barat gagal melahirkan pimpinan baru. Proses pencalonan Ali Baal Masdar atau ABM ditolak hampir semua peserta musyawarah. Tak terkecuali adik kandung sang Gubernur Sulbar itu, yakni Andi Ibrahim Masdar atau AIM.

AIM secara tegas menolak pencalonan sang kakak yang dinyatakan lolos sebagai calon tunggal oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan. AIM yang mewakili Cabang Olahraga Ikatan Motor Indonesia (IMI Sulbar) itu, menilai banyak kejanggalan terhadap proses pencalonan ABM.

“Dari awal ini semua prosesnya sudah salah. Jangan mencelakakan kakak saya, jadi hentikan ini semua,” ujar Bupati Polman tersebut pada Senin malam, 28 Juni 2021.

Bupati Polewali Mandar ini juga menegaskan, bahwa TPP harus membuka kembali proses pemilihan Ketua KONI Sulbar.

Tak hanya AIM, sejumlah peserta musyawarah juga menyatakan keberatan. Di antaranya, Ketua KONI Mamasa, Munandar Wijaya dan Mantan Sekretaris KONI Sulbar, Hasrat Lukman.

Alhasil proses musprovlub ini dinyatakan deadlock dengan asumsi situasi tidak kondusif. Sekretaris karateker Mayjen (Purn) Heru Suryono menyatakan, pelaksanaan musyawarah KONI dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan.

“Saya menerima aspirasi ini dan menyatakan musyawarah deadlock. Kami akan melaporkan kepada KONI Pusat, sambil mencari jalan terbaik,” kata Heru.

Meski demikian, Heru kukuh bahwa pihaknya telah menjalankan proses penjaringan sesuai mekanisme yang tertuang dalam aturan. Namun karena adanya penolakan beberapa cabor, kata dia, termasuk adik kandung gubernur sendiri, maka musyawarah kita nyatakan deadlock.

“Daerah lain ada pejabat (menjabat KONI) seperti di Papua, Kalimantan, dan Sulawesi. Ada wakil gubernur sampai bupati menjadi ketua KONI Provinsi. Jadi tidak ada persoalan jika para cabor menyetujui semua,” ungkapnya.

Pantauan FAJAR dalam forum musprovlub itu memang berlangsung dalam tensi tinggi. Terutama saat ABM tiba-tiba masuk ke dalam forum dan mencium kepala adiknya yang diiringi tepuk tangan peserta.

Namun pemandangan harmonis itu tidak berlangsung lama, saat ABM naik ke atas mimbar, ia menyatakan agar proses musyawarah ini diserahkan ke KONI Pusat. Ia tak mau ada keributan.

Mendengar itu, AIM berdiri seraya mengeluarkan komentar sekaligus menunjuk pimpinan sidang. “Ini yang kalian suka semua toh,” ujarnya dengan nada jengkel.

Saat turun dari mimbar, ABM kembali menghampiri AIM sembari menepuk pundak sang adik. “Sudahmi, sadarko,” ujarnya.

Mendengar itu, AIM membalas dengan menyatakan jika dirinya tidak ada masalah. “Saya tidak apa-apaji,” balasnya.(wir/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI