Kasus Pemerkosaan di Gowa Belum Terungkap, Ternyata Korban Mengalami Disabilitas Intelektual

Jumat, 2 Juli 2021 15:59

Korban Mawar saat diperiksa di Unit PPA Polres Gowa

FAJAR.CO.ID, GOWA – Kasus pemerkosaan yang membuat gadis bernama Mawar (nama samaran), yang diduga dinyatakan hamil akibat hubungan badan dengan lelaki misterius belum terungkap.

Penyidik dari Polres Gowa sendiri kesulitan meminta keterangan Mawar, karena kerap memberi pertanyaan yang sulit dimengerti petugas dan lain dari apa yang ditanyakan.

Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Sulawesi Selatan, Meisy Papayungan, mengatakan, korban memang mengalami disabilitas intelektual.

Artinya, wanita berusia 16 tahun ini sulit menjawab pertanyaan dari seseorang. Bahkan, masalah bahwa ia dihamili oleh orang lain, sama sekali tidak membuatnya panik. Justru ia anggap biasa saja.

“Korban memang sudah diminta keterangan di Polres Gowa. Hanya saja memang kepolisian itu sulit mendapatkan informasi, karena korban ini termasuk disabilitas intelektual dimana komunikasinya juga tidak nyambung dengan penyidik,” katanya, Jumat (2/7/2021).

Bahkan, kata Meisy, pihaknya telah memperlihatkan sejumlah foto lelaki yang diduga sebagai pelaku ke Mawar. Namun, wanita asal Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa tidak bisa merespon dan hanya bisa tertawa saja.

“Kita butuh sosok seorang wanita, yakni ibu. Karena mungkin hanya dia yang tahu apa maksud dari tertawanya itu,” tambahnya.

Sayang, kehadiran sosok ibu di samping Mawar itu tidak ada. Orang yang melahirkannya itu pergi dan menikah dengan orang lain, saat usia Mawar belum cukup setahun pasca lahir.

Kendati demikian, pihak P2TP2A berencana akan kembali menemui Mawar dalam waktu dekat, dan akan berkoordinasi dengan polisi untuk bersama mengungkap kasus ini.

Pihak keluarga bersama aparat desa telah memeriksa isi perut Mawar, dan dinyatakan tengah hamil enam bulan. Sayangnya, ayah dari janin di kandungan Mawar saat ini belum diketahui.

“Kami sudah periksa ke puskesmas dan (diduga) dinyatakan hamil. Kami tak tahu siapa yang hamili dia. Makanya kami melapor ke polisi,” kata Imam Desa Parigi, Idris Sampe di Mapolres Gowa.

Kabar bahwa kehormatan Mawar telah hilang itu berawal dari kondisi Mawar yang menjadi buah bibir masyarakat di sekitar rumahnya, di Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, belum lama ini.

Mawar yang selama ini tinggal bersama ayahnya, curiga melihat kondisi Mawar, yang sudah dalam kondisi perut yang membesar. Warga sekitar pun ikut curiga.

Mawar sempat ditanya soal siapa yang menghamili dirinya. Namun keterbatasan mental, membuat Mawar sulit diajak berkomunikasi.

Ayah Mawar pun meminta bantuan kepada Idris selaku Imam Desa Parigi, dan melaporkan ke Polsek Tinggimoncong. Di sana, ayah Mawar diarahkan melapor ke Polres Gowa untuk menyelidiki kasus ini.

“Anaknya memang cacat kasihan. Sempat diperiksa juga oleh penyidik tapi sempat kesulitan. Tapi kami tetap lapor kasus ini ke polisi,” tambahnya. (Ishak/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI