Gelar Vaksinasi Massal, Kalla Group Target 1000 Orang Dalam Sehari

Senin, 5 Juli 2021 13:55

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–KALLA menggelar vaksinasi massal Covid-19 di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla (05/07). Kegiatan vaksinasi ini menargetkan 1000 orang per hari. KALLA senantiasa mendukung pemerintah dalam mempercepat vaksinasi. Sebagai grup perusahaan, KALLA memiliki tanggung jawab sosial dalam menyukseskan herd immunity melalui vaksinasi massal.

Sehingga kedepannya, masyarakat dapat beraktifitas kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal ini juga sebagai bentuk KALLA dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi.

Bekerja sama dengan Kodam XIV Hasanuddin, KALLA menggelar vaksinasi massal dalam dua hari yakni tanggal 5-6 Juli 2021. Untuk hari pertama diperuntukkan bagi karyawan KALLA. Di hari kedua, vaksinasi massal ditujukan bagi keluarga karyawan, dan masyarakat umum. Peserta vaksin melalui proses administrasi dan screening terlebih dahulu.

Screening dilakukan oleh tenaga medis dengan menanyakan beberapa pertanyaan terkait kondisi kesehatan karyawan. Karyawan yang lolos dalam tahap screening, kemudian diberikan vaksin. Setelah itu, karyawan diminta untuk beristirahat selama 30 menit guna melihat gejala apa yang timbul setelah pemberian vaksin.

Subhan Djaya Mappaturung selaku Ketua Satgas Covid-19 KALLA menambahkan bahwa KALLA menggelar vaksinasi massal ini dalam rangka membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

“Sasaran KALLA dalam vaksinasi massal ini adalah karyawan KALLA. Harapannya, vaksinasi ini dapat membentuk herd immunity di masyarakat, sehingga perekonomian dapat kembali berjalan dengan baik. Vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi salah satu upaya dalam menghadapi pandemi sekarang ini,” pungkasnya.

Subhan juga menambahkan bahwa vaksinasi massal ini juga merupakan partisipasi KALLA dalam menyukseskan program Makassar Recovery yang dicanangkan oleh Walikota Makassar, Danny Pomanto. Kalla Group senantiasa melakukan deteksi dini demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah perkantoran.

Komentar

VIDEO TERKINI