Kasus Covid-19 Meningkat, Dokter Yudi Ajak Penyintas Donor Plasma Konvalesen

Minggu, 11 Juli 2021 10:46

Dr dr Wachyudi Muchsin SH MKes

Fajar.co.id, Makassar — Pandemi Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat, tingginya jumlah kasus baru dan angka kematian akibat penularan virus corona.

Berdasarkan data milik pemerintah hingga Sabtu (10/7/2021) pukul 12.00 WIB terjadi penambahan 35.094 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian, jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 kini berjumlah 2.491.006 orang terhitung dari Maret 2020.Data tersebut juga bisa diakses melalui laman covid19.go.id yang diperbaharui setiap sore.

Meningkatnya yang terpapar covid-19 di Sulawesi selatan dan Indonesia , Dr Wachyudi Muchsin SH MKes Humas IDI Kota Makassar yang juga merupakan penyintas covid-19 mengajak kerelaan seluruh penyintas covid-19 untuk mendonorkan darah plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) atau rumah sakit yang memiliki fasilitas donor plasma konvalesen.

Ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan plasma darah yang sesuai dengan kebutuhan, jika cocok penyintas bisa mendonorkan plasma darahnya (11/7/2021).

dokter yudi sendiri sudah terpapar covid-19 dua kali pertama juni 2020 tanpa gejala dan Februari 2021 dengan gejala berat masuk di ICU Covid-19 membaik dengan terapi donor plasma konvalesen .

lanjut dokter yudi , Plasma konvalesen adalah plasma yang diambil dari pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Plasma adalah bagian dari darah yang mengandung antibodi. Pasien yang telah sembuh dari Covid-19 diharapkan telah memiliki antibodi sebagai perlawanan sistem imun terhadap virus SARS-CoV-2.

Terapi plasma konvalesen merupakan terapi yang dilakukan dengan mendonorkan plasma orang yang telah sembuh dari Covid-19 kepada pasien yang masih terinfeksi imbuh dokter yudi .

lanjut yudi yang juga kabag humas dan kerjasama UIM, Hal ini dilakukan dengan harapan akan membantu antibodi pada tubuh pasien yang masih sakit. Sehingga terapi ini mampu mencegah penyakit berkembang lebih parah dan mempercepat waktu penyembuhan.

Komentar

VIDEO TERKINI