Pengurus Kerukunan Keluarga Turatea Jeneponto Periode 2021-2026 Resmi Terbentuk

Rabu, 14 Juli 2021 17:42

Rapat Tim Formatur Mubes V KKT Jeneponto usai Rapat Pleno. (IST)

FAJAR.CO.ID — Susunan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Turatea (PP KKT) Jeneponto Periode 2021-2026 resmi terbentuk setelah Tim Formatur Mubes V KKT mengesahkan melalui Rapat Pleno, hari Selasa kemarin (13/07/2021), di salah satu Hotel di Makassar.

Sesuai hasil Mubes V KKT di Makassar (4/7/2021), peserta secara mufakat menyetujui Dr. H. Alimuddin, SH, MH, M.Kn mengisi kembali posisi Ketua Umum Periode 2021-2026. Maka secara otomatis Alimuddin, mantan Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PDI Perjuangan ini menjadi Ketua Formatur yang beranggotakan 9 orang.

Setelah beberapa kali melakukan rapat dan menerima berbagai masukan dari berbagai pihak, Tim Formatur yang diketuai Alimuddin berhasil menyusun susunan pengurus lengkap PP KKT Jeneponto Periode 2021-2026.

Terpilih sebagai Sekretaris Jenderal, Abdul Rachmat Noer, saat ini menjabat Direktur Utama PT. Prima Karya Manunggal, salah satu perusahaan afiliasi PT. Semen Tonasa Group. Bendahara Unum dipercayakan kepada Ir. Yusdih Gani, owner PT. Affan Bersaudara Jaya.

Ketua Umum juga didampingi lima wakil ketua umum. Begitu juga Sekjen dan Bendahara masing-masing didampingi 15 wakil sekjen dan 15 wakil bendahara. Kepengurusan KKT juga dilengkapi beberapa bidang. Mulai dari bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang seni budaya, bidang sosial, bidang media dan humas, dan beberapa bidang lainnya.

Guru besar UIN Alauddin Makassar, Prof Dr. H. Bahaking Rama, MA, didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina.

Sementara Dewan Penasihat KKT dipimpin Prof Dr H Baso Amang dan Dr Amiruddin Kadir sebagai Sekretaris. Di posisi Dewan Penasihat juga ada Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Dr H. Basri Modding, SE, MSi.

Penunjukan ARN, panggilan Abdul Rachmat Noer, sekaligus memenuhi harapan dan aspirasi peserta Mubes V kepada Tim Formatur untuk mengisi posisi Sekjen KKT mendampingi Alimuddin. (rls)

Komentar

VIDEO TERKINI