Disiplin Jadi Kunci Sukses Belajar Daring

Kamis, 15 Juli 2021 09:33

FAJAR.CO.ID, Bolaang Mongondow Timur – Sebanyak 1.099 peserta antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo. Kegiatan kali ini dilaksanakan secara virtual pada 15 Juli 2021 di Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Bagaimana Belajar Daring yang Efektif”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Founder Gamma Advertisa Irfan Juniyanto Saleh, Pemengaruh & Fotografer Profesional Iksan Colly, Praktisi Pendidikan Rahmat Taufik, dan Sekretaris Umum DPH MUI Kabupaten Bone Bolango Faisal Pakaya. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Nurul Nur Azizah selaku Jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Irfan yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Sukses Belajar Daring”. Menurut dia, kesuksesan belajar daring bergantung pada guru sebagai pendidik yang menjalankan rencana program pengajaran, keaktifan siswa sebagai peserta didik, dan pendampingan dari orang tua.

Berikutnya, Iksan menyampaikan materi etika digital berjudul “Perundungan Siber & Upaya Pencegahannya”. Ia mengatakan, pertimbangan sebelum melakukan kiriman yang sensitif, penggunaan aturan privasi sosial media, dan hindari pencantuman detail informasi pribadi di kolom profil dapat mencegah potensi perundungan siber.

Komentar

VIDEO TERKINI