Kalapas Diminta Kedepankan HAM

Rabu, 21 Juli 2021 13:09

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) se-Sulsel mendapat instruksi tegas. HAM perlu jadi prioritas.

Unsur-unsur kemanusiaan harus tetap dinomorsatukan dalam membina warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Instruksi itu diturunkan langsung Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto.

Hal itu disampaikan Harun saat memberi penguatan tugas dan fungsi kepada Kalapas seluruh Sulsel secara daring. Termasuk untuk kepala rutan, kepala bapas, dan kepala Rupbasan se-Sulsel.

Harun meminta para kepala unit pelaksana teknis (UPT) untuk tetap menutup celah barang-barang ilegal yang masuk ke lapas dan rutan. Mulai ponsel, narkoba, pungli, serta gangguan kamtib lainnya.

“Untuk memelihara keamanan dan ketertiban, terus lakukan deteksi dini dan penggeledahan. Terus tegakkan kamtib dan pembinaan kepada WBP dengan mengedepankan kak asasi manusia,” kata Harun, saat memberi instruksi yang terpusat di aula Rutan kelas I Makassar, Senin, 19 Juli.

Penegakan HAM juga tidak hanya untuk WBP, tetapi juga kepada warga sekitar, seperti memasifkan kepedulian sosial. Hal ini dinilai sejalan dengan program Kumham Peduli Covid-19.

“Seluruh jajaran diminta berbagi dengan masyarakat sekitar yang membutuhkan barang kebutuhan seperti sembako, vitamin, nasker, dan pelayanan kesehatan lainnya,” jelas Harun.

Sementara dalam pencegahan penularan Covid-19 di lingkup pemasyarakatan, Harun meminta jajarannya selalu melaksanakan prokes secara ketat, baik kepada pegawai maupun warga binaan.

“Lakukan koordinasi dengan Pemda, TNI, Polri setempat agar seluruh WBP dan tahanan dapat divaksin segera,“ pinta Harun.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel Edi Kurniadi menyampaikan kondisi keamanan di lapas dan rutan harus terus ditingkatkan. Untuk mencegah adanya narapidana yang kerap berupaya melarikan diri.

“Saya ingatkan kembali, kemarin saya sudah buat surat edaran, meneruskan dari Dirjen PAS untuk meningkatkan kewaspadaan di lapas dan rutan,” kata Edi.

Seluruh kepala UPT diminta berkoordinasi dengan seluruh jajaran. Ini dimaksudkan agar SDM yang ada bisa makin kuat, juga untuk melakukan kontrol di seluruh lingkungan lapas dan rutan.

“Kalapas dan Karutan harus pahami titik potensi kerawanan ganggunan kamtib serta berkoordinasi dengan aparat setempat, agar penyalahgunaan narkoba bagi petugas pemasyarakatan juga bisa diputus dini,” harapnya.

Arahan ini tidak boleh dianggap main-main. “Sudah jelas, kalau ada pegawai yang kena masalah hukum dan narkoba, tidak ada toleransi,” tegasnya. (wid)

Komentar

VIDEO TERKINI